Dia lantas mereka-reka, "Bila beliau di Jakarta, lalu kami butuh video ajakan, ya pasti videonya berlatar Jakarta. Jadi artinya, semua ini hanya kebetulan."
Meskipun klarifikasi telah diberikan, DPRD Kabupaten Enrekang tetap memberikan catatan kritis.
Wakil Ketua DPRD Enrekang, Abdurrachman Zulkarnain, meminta bupati dan keluarganya untuk lebih bijak dan berhati-hati dalam menggunakan media sosial.
Menurutnya, kegiatan seorang figur publik, sekalipun bersifat pribadi, akan selalu rawan menuai kritik dan sulit dipisahkan dari jabatannya.
"Ya dilema juga kan. Di satu sisi, saya juga tahu kegiatan ibu bupati adalah kegiatan pribadi dan dibayai perusahaan. Tetapi kondisinya banyak kritik publik," kata dia.
Abdurrachman mengingatkan bahwa masyarakat umum tidak akan selalu memahami konteks di balik sebuah unggahan.
Oleh karena itu, sebagai pejabat publik dan keluarganya, setiap tingkah laku dan tutur kata harus dijaga karena sudah menjadi pusat perhatian.
Berita Terkait
-
Ayah Keji Aniaya Balita 1,5 Tahun, Videokan Aksi Sadisnya untuk Ancam Istri
-
Sampai Diparodikan Bule, Begini Asal Usul Pacu Jalur
-
Terungkap! Ini Motif Artis Sinetron asal Pontianak Peras Pacar Sesama Jenis Rp20,9 Juta
-
Heboh Video Asusila Bripda CYT dan Selebgram, Koleksi Pribadi Jadi Tuntutan Pemecatan
-
Viral Lagi! Dedi Mulyadi Mencak-mencak saat Ribut Mulut dengan Sopir Truk: Anda Punya Mata Gak?
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
Terkini
-
Tambang Emas Ilegal di Cigudeg Sulit Diberantas? Diduga Ada Cepu Bocorkan Razia Polisi
-
Darah Tumpah di Caracas, 75 Tewas Saat Pasukan AS Serbu dan Tangkap Presiden Maduro
-
Wagub Babel Dicecar 10 Jam di Bareskrim, Misteri Ijazah Sarjana Terkuak?
-
Yusril Sebut Batas Kritik dan Hinaan di KUHP Baru Sudah Jelas
-
Update Terbaru Kompleks Haji Indonesia di Arab Saudi, Siap Meluncur Tahun Ini
-
Rugikan Negara Rp16,8 Triliun, Isa Rachmatarwata Dipenjara 1,5 Tahun
-
'Raja Bolos' di MK: Anwar Usman 113 Kali Absen Sidang, MKMK Cuma Kirim Surat Peringatan
-
4 WNA Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Kapal PT ASL Shipyard di Batam
-
AS Ancam 'Serang' Iran, Senator Sebut Rezim Teheran Mirip dengan Nazi
-
Anak Marah Gawainya Dilihat? Densus 88 Ungkap 6 Ciri Terpapar Ekstremisme Berbahaya