Suara.com - ZI alias Zaki, bocah yatim berusia 12 tahun dan masih duduk di bangku SD digugat. oleh kakek neneknya sendiri ke PN Indramayu, Jawa Barat, atas sengketa rumah peninggalan almarhum ayahnya.
Zaki yang masih duduk di bangku kelas 5 SD ini menjadi perhatian masyarakat yang merasa kasihan.
Kini, ZI bisa tenang, karena Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turun tangan langsung untuk memastikan bocah malang itu mendapatkan keadilan dan pendampingan hukum yang layak.
Kisah ZI, yang akrab disapa Zaki, menjadi viral setelah ia nekat membentangkan spanduk berisi permohonan tolong.
Tak tanggung-tanggung, permohonan itu ia tujukan kepada sejumlah tokoh penting, mulai dari Ketua PN Indramayu, Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono, Bupati Indramayu Lucky Hakim, hingga Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Merasa tak tahu lagi harus berlindung kepada siapa, Zaki menjadikan spanduk sebagai suara hatinya yang paling dalam.
Upayanya tak sia-sia. Gubernur Dedi Mulyadi yang tersentuh oleh perjuangan Zaki, langsung merespons dengan mengundang Zaki bersama ibu dan kakaknya ke kediamannya.
Pertemuan ini menjadi titik terang di tengah kegelapan yang menyelimuti keluarga kecil tersebut.
“Saya sudah bertemu dengan Zaki ini. Ada juga kakak dan ibu, serta pamannya. Ini keluarga yang ditinggalkan almarhum ayahnya," kata KDM dalam video Instagramnya, Senin (7/7/2025).
Baca Juga: Bocah SD Digugat Kakek-Neneknya ke Pengadilan, Terancam Kehilangan Rumah Almarhum Ayah
Dukungan Dedi Mulyadi tidak berhenti pada pertemuan moral. Ia langsung mengambil langkah konkret dengan memastikan Zaki dan keluarganya mendapatkan pendampingan hukum dari seorang pengacara secara cuma-cuma alias pro bono.
Liciknya Gunakan Celah hukum
Dalam pertemuannya, Dedi Mulyadi mengungkap akar masalah yang menjadi celah bagi sang kakek dan nenek untuk melayangkan gugatan.
Meskipun keluarga Zaki telah menempati rumah peninggalan almarhum ayahnya, Suparto, selama 15 tahun, ternyata dokumen kepemilikan tanah dan bangunan tersebut secara hukum masih atas nama neneknya dari pihak ayah.
Celah inilah yang dimanfaatkan untuk menggugat dan meminta Zaki beserta keluarganya angkat kaki dari rumah yang menjadi satu-satunya tempat mereka bernaung.
Bantuan hukum gratis ini diberikan oleh seorang pengacara bernama Yopi dari Tegal, Jawa Tengah, yang hatinya tergerak untuk membantu. Dedi Mulyadi secara khusus menyampaikan apresiasinya.
Berita Terkait
-
Bocah SD Digugat Kakek-Neneknya ke Pengadilan, Terancam Kehilangan Rumah Almarhum Ayah
-
Sekolah Swasta di Jabar Terancam Gulung Tikar Gara-gara Kebijakan 'Nyeleneh' Dedi Mulyadi?
-
Sekolah Swasta di Jawa Barat Terancam Bubar, Gegara Kebijakan Gubernur Dedi Mulyadi?
-
Dedi Mulyadi Izinkan Kelas 50 Siswa di Jabar, P2G: Kualitas Pendidikan Bisa Hancur!
-
Membongkar Akar Konflik Wagub Erwan dan Sekda Herman: Berebut Kewenangan atau Ada yang Lain?
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek