Suara.com - Banjir bandang di Mataram mungkin telah surut, namun bagi para pemilik mobil, bencana finansial baru saja dimulai.
Bengkel-bengkel resmi kini dibanjiri kendaraan yang rusak, dengan estimasi biaya perbaikan yang tak main-main, bahkan berpotensi mencapai ratusan juta rupiah untuk satu unit mobil yang terendam parah.
Pasca-banjir yang merendam sejumlah wilayah di Mataram dengan ketinggian air hingga 2,5 meter, puluhan mobil dievakuasi dalam kondisi rusak berat.
Bengkel resmi Toyota menjadi salah satu tujuan utama warga, dengan antrean mencapai lebih dari 20 unit mobil yang menunggu penanganan.
Kepala Bengkel Resmi Toyota, I Wayan Sudarsana, menjelaskan bahwa biaya perbaikan sangat bergantung pada tingkat kerusakan yang ditentukan oleh seberapa tinggi air merendam kendaraan.
“Untuk korban banjir ini ada kategori sedang, ringan dan berat. Itu ada yang sudah masuk karpet, ada yang sudah setengah diatas jok dan ada yang sudah full,” katanya, Selasa (8/7/2025).
Dari Rem Lengket Hingga Ancaman Ratusan Juta
Untuk kerusakan paling ringan, seperti air yang hanya merendam setengah ban, masalah yang timbul biasanya seputar sistem pengereman.
“Rem lengket, ada juga yang mulai seret karena kena lumpur dan ini yang kita fokus bagian bawa,” ujar Wayan. Biaya untuk penanganan level ini diperkirakan minimal Rp10 juta.
Baca Juga: Jakarta Terkepung Banjir Lagi, Ini Fakta-fakta di Balik Genangan Ibu Kota
Namun, ancaman biaya membengkak secara drastis ketika air sudah masuk ke dalam kabin dan merendam karpet.
Di bawah karpet mobil modern, terdapat jaringan kabel vital dan komponen sensitif seperti ECU (Electronic Control Unit) yang merupakan otak dari kendaraan.
“Ada juga ECU itu harus kita lakukan pengecekan. Kita harus cek bagian bawah mesin,” tegasnya.
Jika komponen-komponen elektronik ini terbukti rusak akibat terendam air, pemilik mobil harus siap menghadapi tagihan fantastis. Wayan tidak ragu menyebut angka yang mengejutkan.
“Itu kerusakan berat diatas Rp100 juta. Ini jika komponen ini mengalami kerusakan. Tapi kan kasus mobil ini kondisinya berbeda-beda,” katanya.
Mobil Modern Lebih Rentan dan Mahal
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Di Balik Kemudahan AI: Ancaman Krisis Listrik, Air Bersih, dan E-Waste Data Center di Indonesia
-
Gagal di Pasaran, Sony Pictures Kapok Bikin Film Spin-off Spider-Man?
-
El Clasico Milik Maung Bandung! Jalan Pandu Raya Bogor Mendadak Membiru Usai Persib Libas Persija
-
Pengamat: Penguntitan dan Penggeledahan Aset Eks Jampidsus Cerminkan Celah Kontra-Intelijen Kejagung
-
Cak Imin Soroti Sanitasi Pesantren: Ribuan Santri Cuma Punya Puluhan MCK
-
Gelombang Panas 'Panggang' Korea Selatan, 2 Orang Meninggal
-
Peternak Rugi Ratusan Juta Gegara Listrik Padam, Bos PLN Diminta Tanggung Jawab
-
Takut Birokrasi Ribet dan Jalan Rusak, Warga Bawa Jenazah Bocah 8 Tahun Pakai Motor
-
Timnas Indonesia Dipermalukan Vietnam, John Herdman Akui Kalah Taktik, Rizky Ridho Minta Maaf
-
ASICS Novablast vs HOKA Clifton untuk Daily Trainer, Mana yang Lebih Unggul?