Suara.com - Nama Andre Rosiade menjadi perbincangan hangat publik. Politisi Partai Gerindra ini geram dengan berbagai tudingan yang menyebut dirinya menitipkan sang menantu, Pratama Arhan ke skuad Timnas Indonesia.
Dalam sebuah podcast bersama pengamat sepak bola Akmal Marhali, Andre dengan tegas membantah segala tudingan tersebut.
Dirinya bahkan menantang untuk menanyakan langsung kepada Shin Tae-yong dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
"Tanya Shin Tae-yong, tanya Erick Thohir, pernah nggak saya titip Arhan? Nggak ada," kata Andre.
Andre pun berencana melaporkan akun-akun media sosial yang menyebarkan tuduhan tidak berdasar itu. Bahkan, ia ingin agar Bareskrim Mabes Polri memanggil langsung Shin Tae-yong dan Erick Thohir terkait hal tersebut.
"Saya mau cek biar Shin Tae-yong dan Erick dipanggil Bareskrim, biar dicek pernah nggak Andre ini nitip Arhan. Pernah nggak? Biar fair dong," ucap Andre.
Lantas, siapa sebenarnya Andre Rosiade?
Andre Rosiade merupakan anggota DPR RI fraksi Partai Gerindra. Dirinya diketahui menjabat anggota DPR RI sejak tahun 2019. Saat ini ayah Nurul Azizah tersebut menjabat sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat.
Pria kelahiran Padang, 7 November 1978 ini menempuh pendidikan dasar hingga menengah di tanah kelahirannya. Setelah lulus SMA, Andre hijrah ke Jakarta dan kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti.
Selama kuliah, Andre diketahui aktif berorganisasi. Dirinya bahkan pernah menjabat sebagai Presiden Mahasiswa Universitas Trisakti periode 2000-2001. Setelah menyelesaikan pendidikan tingginya, Andre memulai karir dengan merintis bisnis.
Andre juga aktif di berbagai organisasi yakni sebagai Pengurus HIPMI Sumbar sejak 2011 dan Ketua Gerakan Ayo Jadi Pengusaha Wilayah Sumbar BPD HIPMI Sumbar.
Tak puas hanya menjadi pengusaha, dirinya terjun ke dunia politik dan bernaung di bawah Partai Gerindra.
Andre Rosiade pun diangkat menjadi Wasekjend DPP Gerindra. Tak hanya itu, ia dipilih menjadi juru bicara Partai Gerindra dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Pada pemilihan umum 2024, Andre berhasil kembali terpilih sebagai Anggota DPR-RI untuk daerah pemilihan Sumatera Barat I.
Berita ini telah tayang di suara.com dengan judul: Andre Rosiade Ingin Shin Tae-yong dan Erick Thohir Diperiksa Bareskrim, Kenapa?
Berita Terkait
-
Bekas Tangan Kanan Shin Tae-yong, Nova Arianto Tak Bakal Jadi Asisten John Herdman
-
Pratama Arhan Bakal Satu Tim dengan Anak Legenda Barcelona dan Brasil
-
Kekerasan Pemain Sepak Bola Viral, Andre Taulany Senggol Erick Thohir Bawa-Bawa Pasukan Lapor Pak!
-
Pratama Arhan Bakal Setim dengan Putra Legenda Brasil Rivaldo
-
Bidik Manipulasi Foto Asusila via Grok AI, Bareskrim: Deepfake Bisa Dipidana
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
Terkini
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?
-
Pakar Klarifikasi: Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Hanya Rp300 Juta, Bukan Rp100 Miliar
-
Selamat Tinggal Rompi Oranye? KPK Tak Akan Lagi Pamerkan Tersangka Korupsi di Depan Kamera