Suara.com - Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais blak-blakan mendesak agar aparat penegak hukum segera menjebloskan mantan Presiden Jokowi ke penjara. Alasan Amien Rais ngotot agar Jokowi diproses secara hukum lantaran dianggap membuat kegaduhan soal drama ijazah yang hingga kini masih disorot publik.
Pernyataan itu disampaikan Amien Rais lewat video yang diunggah di akun Youtube pribadinya, Amien Rais Official pada Selasa (8/7/2025). Dalam video itu, Amien Rais awalnya mengungkit kasus Bambang Tri Mulyono dan Gus Nur yang akhirnya masuk penjara usai menuding Jokowi memiliki ijazah palsu pada Maret 2023 lalu.
Namun, Amien Rais menyebut jika Bambang Tri dan Gus Nur tidak menyoal masalah ijazah S1 Jokowi yang kekinian menjadi polemik.
"Gugatan ijazah palsu Jokowi diawali ketika Bambang Tri Mulyono, nuduh Mulyono Jokowi tidak punya ijazah SD, SMP, dan SMA. Waktu itu Tri Mulyono tidak mempermasalahkan apakah Mulyono punya ijazah asli S1 Kehutanan UGM. Saya ulangi lagi, Bambang Tri Mulyono tidak mengangkat lewat satu patah kata pun tentang ijazah S1 Jokowi yang ternyata juga palsu," ujar Amien Rais dikutip Rabu (9/7/2025).
Menurutnya, alih-alih hendak menantang Jokowi untuk bisa membeberkan soal ijazahnya ke publik, Bambang Tri dan Gus Nur malah diproses secara hukum karena diduga menyebarkan ujaran kebencian.
"Pengadilan Negeri Solo tidak malahkan asli atau palsunya ijazah Jokowi, tetapi justru mengganjar hukuman penjara buat Bambang Trimulyono dan Gus Nur yang menantang Jokowi bermubahalah dijatuhi hukuman pidana masing-masing 6 tahun. Luar biasa," ungkapnya.
Lebih lanjut, mantan Ketua MPR RI itu pun mengaitkan kasus lama itu dengan drama ijazah Jokowi yang kekinian masih berlanjut. Amien Rais pun menyinggung nama Roy Suryo dkk yang menguliti soal ijazah SI Jokowi karena dianggap palsu.
Diketahui, atas tudingan soal ijazah palsu, Jokowi pun telah melaporkan sejumlah pihak ke Polda Metro Jaya.
Di tengah kasus yang masih bergulir di kepolisian, Amien Rais pun menyindir sikap Jokowi karena belum juga mau mengungkapkan ijazah aslinya ke publik.
Baca Juga: Ungkit Kasus Pagar Laut, Said Didu Samakan Nasib Bobby Nasution dengan Kades Kohod, Kenapa?
"Yang amat sangat menjengkelkan dan memuakkan adalah respons Jokowi hanya mau menunjukkan ijazah aslinya, nanti kalau perkara sudah masuk persidangan," ungkap Amien Rais.
Saking ngotot lantaran drama ijazah dianggap memicu kegaduhan, Amien Rais justru mendesak agar Jokowi segera dipenjara. Di akhir video itu, Amien Rais pun memberikan pernyataan yang menohok apabila aparat segera memenjarakan Jokowi.
"Tidak usah pakai alasan babibu segera masukkan Jokowi ke lembaga pemasyarakatan sesuai undang-undang dan KUHP yang berlaku. Dan hal ini juga merupakan hadiah buat bangsa Indonesia dalam suasana kita semua menyongsong segera ber-HUT proklamasi kemerdekaan Indonesia yang ke-80 tahun, Insyaallah tanggal 17 Agustus 2025," ujarnya.
Berita Terkait
-
Ungkit Kasus Pagar Laut, Said Didu Samakan Nasib Bobby Nasution dengan Kades Kohod, Kenapa?
-
Sebut KPK Dikendalikan Jokowi, Said Didu: Bobby Pasti Aman!
-
Beathor Suryadi Dipecat usai Bongkar Ijazah Jokowi? Rocky Gerung: Dia Gak Ada Takutnya!
-
Eks Jubir FPI Buka Suara soal Drama Ijazah Jokowi, Munarman Kuliti Kesalahan Polisi, Apa Itu?
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Warga Kepulauan Seribu Ingin Transportasi Laut Murah, Transjakarta Siap Ambil Alih
-
IHSG Masih Bertengger di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau BBNI
-
Lulusan Terbaik Undip Antre Jadi Buruh: Saat Ijazah Sarjana Tak Lagi Menjamin Pekerjaan
-
Lewat Skema Transfer, Kendal Tornado FC Datangkan Fikron Afriyanto dari Persijap
-
Gubernur Khofifah Dorong Trauma Healing Berkelanjutan di Lokasi Pengungsian Pascagempa NTT
-
Emas Antam Melambung Tinggi, Harganya Rp2,75 Juta/Gram
-
Presiden Prabowo Dikabarkan Bakal ke Riau Tinjau Karhutla di Kampar
-
Masjid Auliya Setono Gedong, Jejak Islam dan Daha di Tengah Kediri Kota
-
Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
-
Tak Lagi Pakai Cara Tradisional, Petani Didorong Gunakan Teknologi hingga Mekanisasi