Suara.com - Sesosok mayat tanpa kepala dan kelamin ditemukan mengambang di antara tumpukan sampah di Kali Ciliwung, Jalan Rawajati Timur III, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Sabtu (9/7/2025).
Petugas Damkar Jakarta Selatan, Awal Danu menyebut bahwa mayat yang diduga berjenis kelamin laki-laki itu pertama kali ditemukan warga saat sedang memancing.
"Dari pihak dinas pemakaman memperkirakan korban berjenis kelamin laki-laki," jelas Danu kepada wartawan.
Proses evakuasi, kata Danu, sempat terkendala karena kondisi jenazah korban sudah dalam keadaan membusuk.
Selain itu, beberapa bagian tubuh jenazah korban yang ditemukan tanpa busana tersebut juga sudah dalam kondisi tidak utuh. Seperti bagian kepala yang ditemukan terpisah dari badan, hingga organ vital hilang.
"Pertama itu ditemukan bagian kepala belakang, lalu alat kelaminnya juga tidak ada," ungkapnya.
Kekinian, jenazah korban telah dibawa ke RSUP Fatmawati, Jakarta Selatan untuk diautopsi.
Langkah tersebut dilakukan pihak kepolisian untuk mengetahui identitas hingga penyebab pasti daripada kematian korban.
Hari Keempat Pencarian Pegawai Kemendagri di Ciliwung
Baca Juga: Cuma Pakai Celana Dalam, Heboh Mayat Tanpa Kepala di Kali Ciliwung usai Jakarta Kebanjiran: Dibunuh?
Memasuki hari keempat, Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan upaya pencarian terhadap Oden Sumantri (47), seorang pegawai Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang hilang saat memancing di aliran Sungai Ciliwung, Kampung Ciletuh, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor Jawa Barat.
Pencarian yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB pagi ini, Rabu (9/7/2025), difokuskan pada perluasan area penyisiran.
Tim berencana menyusuri jalur sungai lebih jauh hingga ke wilayah instalasi PDAM Kabupaten Bogor, memperlebar harapan untuk menemukan korban.
Komandan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bogor, Jalaludin, menjelaskan bahwa operasi pencarian menghadapi tantangan yang signifikan. Kondisi geografis Sungai Ciliwung di area tersebut menjadi kendala utama
Struktur sungai yang demikian membuat proses penyisiran menjadi lebih kompleks dan berbahayabagi tim. Selain medan yang sulit, faktor cuaca menjadi pertimbangan krusial.
Rencana pencarian hari ini akan berlangsung hingga pukul 16.00 WIB, namun bisa dihentikan sewaktu-waktu jika kondisi tidak memungkinkan.
Berita Terkait
-
Kali Ciliwung Meluap, Tanggul di Hek Kramat Jati Jebol
-
Pemprov DKI Bentuk Satgas Baru, Tugasnya Tangani Sampah Kali Ciliwung Tiap Hari
-
Terseret Arus saat Berenang di Kali Cipinang Hulu, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian Abdul Rohman
-
Diduga Over Dosis, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Pinggir Kali Ciliwung
-
Profil dan Biodata Alam Ganjar: Putra Ganjar Pranowo Ikut Terjun Bersihkan Kali Ciliwung
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma
-
Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!
-
Petaka Parkir di Bahu Jalan! Sigra 'Nangkring' di Pembatas Jalan Usai Dihantam Fortuner di Tangerang
-
Iran Berencana Kenakan Biaya untuk Kapal yang Melintas Selat Hormuz
-
Fasilitas Pipa Minyak Arab Saudi Pulih, Penyaluran Capai 7 Juta Barel Per Hari
-
Satpol PP Gandeng TNI-Polri Sikat Preman Tanah Abang, Pangkalan Bajaj Liar Ikut Ditertibkan
-
Vladimir Putin Siap Bersua Prabowo Subianto di Moskow, Isu Energi hingga Global Dibahas
-
Negosiasi dengan AS Gagal, Iran: Selat Hormuz Sepenuhnya di Tangan Kami!
-
Jelaskan Anggaran EO Capai Rp113,9 M, Kepala BGN: Mekanisme Sesuai Aturan dan Terbuka untuk Diawasi
-
Bukan Emas atau Berlian, Pemuda di Rembang Pinang Kekasih dengan Mahar Bibit Pohon Mangga!