Suara.com - Industri nikel Indonesia kini menjadi sorotan dunia, menyajikan dua wajah yang kontras: ledakan ekonomi yang fenomenal dan potensi bencana ekologis yang mengkhawatirkan.
Di satu sisi, nikel menjadi motor penggerak ekonomi Maluku Utara hingga melesat secara tak wajar. Di sisi lain, bayang-bayang ekspansinya mengancam surga pariwisata di Raja Ampat.
Logam berwarna putih keperakan ini sejatinya adalah 'pahlawan tanpa tanda jasa' yang menyokong berbagai aspek kehidupan modern. Pemerintah pun terus mendorong hilirisasi untuk memaksimalkan nilai tambahnya.
Namun, dilema antara berkah ekonomi dan bom waktu lingkungan menjadi semakin nyata. Bakal Calon Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menyoroti dualisme ini dalam sebuah pernyataan.
"Pertumbuhan ekonomi Maluku Utara melesat hingga 34,6 persen, tertinggi di dunia. Namun, ini juga menjadi bom waktu jika kita tidak mengelola dampak lingkungannya dengan bijak. Hilirisasi harus sejalan dengan kelestarian," ujarnya dikutip dari berita sebelumnya berjudul Sherly Tjoanda: Ledakan Ekonomi Maluku Utara 34,6 Persen, Berkah Nikel atau Bom Waktu Lingkungan?
Lantas, apa saja sebenarnya manfaat nikel yang membuatnya begitu diperebutkan hingga menciptakan dampak sedemikian rupa? Berikut adalah daftar kegunaannya yang sangat vital.
1. Bahan Utama Stainless Steel
Inilah kegunaan terbesar nikel secara global. Sekitar 70% produksi nikel dunia digunakan untuk membuat baja tahan karat atau stainless steel.
Penambahan nikel membuat baja menjadi sangat kuat, tahan terhadap korosi (karat), dan tahan suhu ekstrem. Tengok saja peralatan di sekitar Anda: sendok, garpu, panci, wastafel, hingga peralatan medis, semuanya mengandalkan nikel untuk daya tahannya.
Baca Juga: Smelter Nikel MMP Resmi Beroperasi, Cetak 1.000 Lapangan Kerja dan Dorong Industri EV
2. Baterai Isi Ulang (Rechargeable Batteries)
Selain baterai EV, nikel adalah komponen krusial dalam berbagai jenis baterai isi ulang lainnya. Baterai nikel-kadmium (NiCd) dan nikel-metal hidrida (NiMH) telah lama digunakan pada perangkat elektronik portabel, mainan, hingga perkakas listrik sebelum dominasi baterai lithium-ion.
Bahkan pada baterai lithium-ion modern, katodanya seringkali mengandung nikel untuk meningkatkan kepadatan energi.
3. Pelapisan Logam (Electroplating)
Pernah melihat bemper mobil klasik atau keran air yang berkilauan? Kemungkinan besar itu adalah hasil pelapisan nikel. Proses yang disebut electroplating ini melapisi logam lain (seperti besi atau baja) dengan lapisan tipis nikel.
Tujuannya ada dua: memberikan tampilan dekoratif yang mengkilap dan yang terpenting, melindunginya dari karat dan aus.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Prabowo Hanya Mengangguk Dapat Laporan Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik
-
Audit Digital Jadi Kunci! Dana Banpol Naik Tak Jamin Bebas Korupsi
-
Pembongkaran JPO Tendean Selesai, Jalur Arah Pancoran Mulai Dibuka
-
KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi, Dalami Kasus Dugaan Suap di Muara Enim
-
Kuntadi Masuk Bursa Jampidsus usai Febrie Adriansyah Mundur, Kejagung Belum Tahu?
-
Benarkah E-Voting untuk Pemilu Rawan Manipulasi? Pakar IT Ungkap Keunggulan Kertas Suara Manual
-
Sapa Jaksa Agung 'Kakak Asuh', Kapolri Dikritik: Sejak Kapan Jadi Subordinat?
-
Rumor Kuntadi Jadi Jampidsus Mencuat, Jaksa Agung Beri Respons Singkat
-
Tak Percaya Polri dan Kejagung, SEMA UGM Desak KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Disimpan Dalam Koper President! Don Ritto Tak Berani Ungkap Pengusaha Pemilik Duit di Cafe de'Clan