Suara.com - Penampakan aneh di jendela kamar kos staf muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan memicu kehebohan baru di tengah penyelidikan misteri kematiannya.
Video yang viral di media sosial memperlihatkan detik-detik saat jendela kamar kos Arya di Guest House Gondia Menteng, Jakarta Pusat, dibuka paksa oleh petugas.
Namun bukan proses congkel jendela yang menjadi sorotan publik, melainkan kemunculan bayangan menyerupai tangan yang terlihat bergerak dari balik gorden.
Kejanggalan ini sontak menimbulkan dugaan penampakan misterius di dalam kamar.
"Perhatikan. Ada tangan di dalam kamar pas pojok jendela dekat obeng dicongkel. Begitu jendela terbuka, tangannya ditarik menyebabkan gorden bergerak. Zoom biar lebih jelas," tulis salah satu pengguna media sosial, memicu spekulasi warganet lainnya.
Video yang viral tersebut diambil saat petugas membuka paksa jendela kamar nomor 105, di mana Arya Daru ditemukan dalam kondisi tak bernyawa pada Selasa, 8 Juli 2025, sekitar pukul 08.00 WIB.
Penemuan mayat Arya Daru bermula ketika sang istri tak bisa menghubunginya dan meminta penjaga kos untuk memeriksa kamar.
Jendela tersebut menjadi salah satu akses masuk karena pintu kamar terkunci dari dalam. Penampakan misterius dalam video itu memancing teori-teori liar dari warganet.
Ada yang menduga bayangan tangan itu adalah bagian dari kejadian mistis, tetapi lebih banyak yang mencoba menganalisis secara logis.
Baca Juga: Kronologi Jam per Jam Sebelum Arya Daru Tewas: Mengapa Istri Meminta Penjaga Kos Cek Kamar?
Fokus utama diskusi bergeser pada kejanggalan sistem keamanan jendela kamar kos tersebut.
"Sepertinya jendelanya enggak dikunci. Slot kunci jendela nongol ke atas. Kalau jendela dikunci, slotnya enggak akan muncul begitu," tulis seorang warganet yang menganalisis dari tayangan video secara detail.
Yang lain menambahkan, "Kalau slot kunci terkunci, nggak semudah itu nyongkelnya pakai obeng. Harus pakai linggis. Kecuali tidak terkunci, cukup pakai obeng."
Warganet juga menyoroti gorden dan vitras yang tak sepenuhnya menutup jendela.
"Biasanya vitras menutup penuh, tapi ini terbuka sedikit. Bisa jadi pelaku keluar lewat jendela lalu mengunci dari luar," komentar akun lainnya, mengembangkan dugaan bahwa jendela bisa menjadi akses keluar pelaku setelah mengunci pintu dari dalam.
Polda Metro Jaya sendiri telah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) dan masih melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap kasus kematian Arya Daru.
Tag
Berita Terkait
-
Kronologi Jam per Jam Sebelum Arya Daru Tewas: Mengapa Istri Meminta Penjaga Kos Cek Kamar?
-
Peran Orang Dekat dalam Misteri Kematian Diplomat Arya Daru, Ini Kata Ahli Kriminologi
-
Kasus Arya Daru Gampang Diusut, Kata Bekto Suprapto: Tapi Ada Syaratnya
-
Eks Wabareskrim: Periksa Arya Daru Pangayunan Kidal Atau Tidak!
-
Kenapa Penjaga Kos Celingak-celinguk ke Kamar Arya Daru Pangayunan?
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Istana Jawab Ancaman Mogok: Perpres Kenaikan Gaji Hakim Ad Hoc di Meja Presiden Prabowo
-
Menkes Sentil Kebiasaan Orang RI Ngerasa Sehat Padahal Gula Tinggi: Itu Mother of All Diseases
-
Menkes Budi: 28 Juta Orang Indonesia Berpotensi Alami Masalah Jiwa, Layanan Kini Dibawa ke Puskesmas
-
Komitmen Plt Gubri SF Hariyanto: 30 Blok Tambang Rakyat Kuansing Dilegalkan, Swasta Dilarang Masuk
-
Misteri di Lereng Bulusaraung: Mengapa Pesawat Sehat Menabrak Gunung?
-
Alarm Banjir Jawa: Prabowo Perintahkan Aksi Cepat, Zona Merah Disisir
-
DNA Jadi Kunci Terakhir: Polisi Jemput Sampel Keluarga Korban Pesawat Jatuh Lintas Pulau
-
Eks Plt Dirjen Paudasmen Akui Dapat Rp75 Juta Terkait Pengadaan Chromebook: Dari Saudara Mulyatsyah
-
Said Didu Ungkap Data Ngeri: Misi Utama Prabowo Rebut RI dari Cengkeraman Oligarki
-
Nusron Wahid: Ribuan Hektare Tanah Terlantar dan HGU Disiapkan Jadi Rumah Korban Bencana