Suara.com - Sebuah video salah seorang anggota DPRD Provinsi Banten sedang asyik bermain handphone sambil memakai headset saat berlangsungnya rapat paripurna viral di jagad media sosial.
Seperti dalam unggahan akun Instagram @lambe-turah, terlihat anggota DPRD Provinsi Banten itu tampak tak memperhatikan jalannya rapat. Ia hanya asyik scroll handphone sambil menggunakan headset dan tangan kirinya memegangi bagian dahi seolah-olah sedang menutupi wajahnya.
Usut punya usut, anggota DPRD Provinsi Banten yang terekam dalam video tersebut adalah Umar bin Barmawi yang merupakan Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Banten dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Saat dikonfirmasi, Umar tak membantah bahwa sosok dalam video yang memperlihatkan anggota DPRD Provinsi Banten tengah asyik memainkan handphone dan headset saat rapat paripurna DPRD Provinsi Banten merupakan dirinya.
Namun, Ia mengaku saat itu dirinya tengah melakukan zoom meeting sejenak di sela-sela berlangsungnya rapat dan tetap mengikuti proses jalannya rapat paripurna secara tuntas.
Umar menyebut video yang beredar tidaklah utuh dan hanya menampilkan dirinya yang kebetulan tengah zoom meeting dan memakai headset. Sementara menurutnya, banyak anggota dewan yang lain yang mengobrol hingga tertidur tak tertangkap oleh kamera.
"Biasa itu iseng, orang iseng lagi zoom ke shoot, lagi tidur gak ke shoot. Lagi zoom, sebentar aja, udah itu kan lepas (headset) lagi. Gak full videonya, makanya saya bilang, kalau videonya utuh ga mungkin seperti itu," kata Umar dihubungi wartawan, Senin (14/7/2025).
Umar mengaku, video tersebut diambil saat dirinya tengah menghadiri rapat paripuran yang membahasa RPJMD dan penyampaian pandangan fraksi setelah pelantikan Sekda Banten terpilih pada hari Rabu (9/7/2025) lalu.
Ia pun menuding perekam video diduga sengaja mengincar kesalahan dirinya lantaran video yang viral hanya menunjukan ke meja Fraksi PKB dan memperlihatkan dirinya sedang memainkan handphone sambil menggunakan headset.
Baca Juga: Viral Dugaan Nepotisme Sherly Tjoanda: Proyek Keluarga Mulus, Janji untuk Korban Bencana Kandas?
"Ya itu agendanya rapat paripurna terkait RPJMD, kemudian juga ada dua agenda itu, ada terkait penyampaian pandangan fraksi. Kan asalnya itu selesai pelantikan sekda. Orang ini ngshoot ketika saya pakai headset, ketika dilepas enggak. Dia dari awal enggak memperhatikan, ya mereka kayaknya ngincer saya ada apa," terangnya.
Kontributor : Yandi Sofyan
Berita Terkait
-
Viral Dugaan Nepotisme Sherly Tjoanda: Proyek Keluarga Mulus, Janji untuk Korban Bencana Kandas?
-
Video Bareng Bocil Banyak Diburu, Siapa Sebenarnya Sosok Andini Permata?
-
"Aura Farming" Gemparkan Dunia, Inilah Festival Perahu Dayung Lainnya yang Wajib Kamu Tahu!
-
Benarkah Andini Permata Gadis Asal Malang? Sosok Dibalik Link Video Viral Masih Misterius!
-
Viral Orang-orang Berjubah Putih di Puncak Gunung Lawu, Benarkah Aliran Kepercayaan?
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Ditengah Kelangkaan, Harga Pertalite dan Biosolar Dipastikan Tak Naik hingga Akhir 2026
-
TPPO Kerap Berawal dari Penempatan Pekerja Migran Ilegal
-
Krisis Identitas Gen Z: Saat Algoritma dan Media Sosial Membentuk Jati Diri
-
The Killing Vote: Potret Kegagalan Hukum yang Melahirkan Vigilantisme
-
BGN Pamer Laporan Keuangan era Dadan Hindayana Raih Opini WTP BPK
-
Rupiah Jadi Mata Uang Terkuat di Asia, Dolar AS Turun ke Rp17.919
-
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah Sebagai Tersangka, Bersamaan dengan Pelimpahan Barang Bukti
-
Genggaman yang Terlepas di Pulau Rimau: Detik-Detik Tragis Penombak Ikan Ditelan Ombak
-
Bhayangkara FC Lepas 12 Pemain, Termasuk Bintang Berlabel Timnas Indonesia
-
Liga Aspal Ramai di Jakarta, Pramono Janji Bangunkan Sarana Olahraga