Marthinus Hukom juga meluruskan persepsi publik bahwa penelitian ini akan berujung pada legalisasi ganja secara bebas.
Ia menegaskan, jika hasil riset nantinya terbukti positif dan ganja memang bisa dimanfaatkan sebagai tanaman obat, langkah selanjutnya adalah pembuatan regulasi yang sangat ketat, bukan melegalkannya untuk dijual bebas.
Menurutnya, perlu ada payung hukum yang mengatur penggunaan ganja medis secara terkontrol, yakni hanya bisa diakses melalui resep dokter.
Hal ini untuk mencegah ganja beredar liar di pasaran dan disalahgunakan oleh masyarakat.
"Kalaupun terbukti ganja bisa mengobati, bukanlah melegalkan, tapi diatur penggunaannya dengan menggunakan resep dokter. Bukan bebas dijual seperti di kampung atau pasar," kata dia.
Ancaman Penyalahgunaan Tetap Jadi Prioritas
Di tengah eksplorasi potensi medis, BNN tidak menutup mata terhadap ancaman nyata penyalahgunaan ganja di Indonesia.
Marthinus mengungkapkan bahwa saat ini tercatat ada 1,4 juta penyalahguna narkotika jenis ganja di tanah air.
Angka ini dinilai sangat berisiko, apalagi tanaman ganja sangat mudah tumbuh dan dikembangkan di iklim tropis Indonesia.
Baca Juga: Kepala BNN Larang Tangkap Artis Pengguna Narkoba: Mereka Patron Sosial
Oleh karena itu, penindakan hukum terhadap segala bentuk peredaran dan penyalahgunaan ganja sesuai amanat Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika akan tetap berjalan tanpa kompromi. Ia juga menyoroti dampak sosial yang merusak dari penyalahgunaan ganja.
"Dampak dari penggunaan ganja, orang hidup dalam ilusi, dalam khayalan-khayalan. Lalu penduduk kita yang miskin, yang tidak berpendidikan, yang kurang akses untuk ekonomi dan pendidikan, mereka hidup dalam khayalan-hayalan tadi akibat dari ganja. Coba bayangkan apa yang sedang terjadi dengan moral anak-anak kita hari ini," katanya.
Sementara itu, Rektor Universitas Udayana, Ketut Sudarsana, mengonfirmasi bahwa riset ganja medis ini secara spesifik melibatkan para peneliti dari Fakultas Ilmu Farmasi.
Kolaborasi ini telah dimulai sejak awal tahun 2025 dan prosesnya masih terus berjalan. Pihak universitas pun masih menunggu izin untuk mendapatkan bahan dasar penelitian langsung dari BNN.
"Riset mulai sejak awal tahun dan sedang berjalan. Kami juga memohon izin bahan dasarnya dari riset dari BNN," katanya.
Sudarsana menambahkan bahwa hasil awal riset belum dapat diumumkan kepada publik karena proses penelitian masih berlangsung.
Tag
Berita Terkait
-
Kepala BNN Larang Tangkap Artis Pengguna Narkoba: Mereka Patron Sosial
-
Detik-detik Jarred Dwayne Shaw Ditangkap soal Kasus Narkoba di Apartemen Cisauk
-
Dicap Lelet hingga Pika Wafat, BNN Akhirnya Mau Gandeng Kemenkes-BRIN buat Riset Ganja Medis
-
Fachry Albar Ditangkap di Rumahnya: Positif Konsumsi Sabu, Ganja, Kokain, dan Alprazolam!
-
Potret Aktor Fachry Albar Kembali Ditahan Akibat Kasus Narkoba
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial
-
Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana
-
BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi
-
AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional
-
Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat
-
Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP
-
Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April