Suara.com - Sebuah video berdurasi singkat berhasil merekam detik-detik menegangkan saat Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief, tak mampu menyembunyikan amarahnya di sebuah acara resmi.
Peristiwa yang terjadi pada pelantikan 1.077 PPPK, Senin (14/7/2025), kini menjadi perbincangan viral di media sosial.
Semua bermula dari sebuah kesalahpahaman sederhana. Acara yang berlangsung di lapangan dekat rumah dinas bupati itu memasuki agenda sesi foto bersama.
Suasana masih terkendali dan khidmat. Pemandu acara kemudian memberikan instruksi kepada para pegawai untuk bersiap.
Namun, instruksi untuk "bersiap foto bersama" ini tampaknya terdengar seperti "lepas balon bersama" di telinga ribuan pegawai yang antusias.
Seketika, ratusan balon yang mereka pegang dilepaskan serentak ke angkasa, menciptakan pemandangan meriah yang tak terjadwal.
Detik berikutnya, suasana berubah. Pemandu acara, menyadari kesalahan fatal tersebut, langsung memberikan koreksi dengan suara lantang.
"Itu bukan aba-aba untuk melepas balon, tapi foto bersama," seru sang MC, namun terlambat sudah.
Di atas panggung, kamera menyorot ekspresi Bupati Fadhil Arief yang berubah drastis. Dari senyum formal seorang pejabat, wajahnya langsung mengeras menunjukkan kekecewaan dan amarah.
Baca Juga: Hati Cemas 1.077 PPPK Batanghari, SK Ditahan Bupati Usai Insiden Balon Viral?
Gestur tubuhnya memperlihatkan bahwa ia sangat tidak senang dengan ketidaktertiban tersebut. Momen inilah yang menjadi klimaks video viral dan menyebar luas.
Imbasnya, beredar kabar bahwa bupati yang kecewa itu memerintahkan untuk menunda penyerahan SK PPPK saat itu juga.
Para pegawai yang tadinya gembira, mendadak diliputi kebingungan dan kekhawatiran. Meski sehari setelahnya bupati mengklarifikasi bahwa SK akan tetap dibagikan sesuai jadwal di masing-masing dinas, momen kemarahan itu sudah terekam jelas oleh publik, menjadi bukti betapa sebuah kesalahan kecil dapat memicu reaksi besar dari seorang pemimpin.
Belakangan diketahui Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief memberikan klarifikasi atas peristiwa yang terlanjur viral di media sosial ini.
Tag
Berita Terkait
-
Hati Cemas 1.077 PPPK Batanghari, SK Ditahan Bupati Usai Insiden Balon Viral?
-
Kekayaan Bupati Batanghari, Viral Marah dan "Ngambek" Gegara Balon Terbang dan Tahan SK PPPK
-
Siapa Muhammad Fadhil Arief? Bupati Batanghari Viral Marah Gegara Balon Terbang dan Tahan SK PPPK
-
Viral Bupati Batanghari "Ngambek" Gegara Balon Terbang Duluan, Marah dan Tahan SK PPPK?
-
Jejak Misri Puspita: Kebanggaan dan Beprestasi di Jambi, Jadi Tersangka Pembunuhan Polisi di NTB
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
5 Poin Pertemuan Prabowo dan Dasco di Istana Jelang Lebaran 2026
-
Pandji Pragiwaksono di Aksi Kamisan: Delpedro Cs Harusnya Tidak Perlu Diperkarakan
-
Ahli Praperadilan Gus Yaqut Sebut Negara Tak Jualan Kuota Haji, Begini Keterangannya
-
Di Sidang Praperadilan Yaqut, Ahli Sebut Dana Haji Bukan Keuangan Negara
-
ABK Fandi Ramadhan Divonis 5 Tahun, Batal Dihukum Mati oleh Hakim
-
Lawan 'Pasal Karet' KUHP Baru, Delpedro Marhaen Gugat Aturan Berita Bohong dan Penghasutan ke MK
-
Diundang Bukber di Istana, Akankah Ulama dan Prabowo Bahas Eskalasi Konflik Timur Tengah?
-
Resmi! YouTuber Bigmo dan Resbob Tersangka Kasus Fitnah Azizah Salsha
-
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Ngaku Tak Paham Birokrasi, Begini Respons Golkar
-
BPOM Temukan Mi Kuning Berformalin di Takjil, Pedagang Jangan Gunakan Pengawet dan Pewarna Berbahaya