Suara.com - Pengakuan mengejutkan datang dari mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu, yang membongkar sebuah peristiwa janggal di lingkaran kekuasaan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Ia menuding Jokowi telah berbohong terkait kehadiran pengusaha kontroversial, Riza Chalid, sebagai tamu VVIP di pernikahan Gibran Rakabuming Raka.
Said Didu menceritakan momen tersebut terjadi di tengah panasnya kasus "Papa Minta Saham" yang turut menyeret nama Riza Chalid.
Saat itu, menurutnya, pemerintah sedang gencar-gencarnya menyatakan perang terhadap praktik korupsi.
Betapa kagetnya Said Didu, yang saat itu bersama mantan Menteri ESDM Sudirman Said, ketika melihat Riza Chalid hadir di Solo dengan menggunakan jet pribadi dan mendapat perlakuan istimewa di acara keluarga Presiden.
“Saya kasih tau Pak Sudirman. Pak Sudirman kok di Riza Chalid datang? Ini kan kita lagi perang,” kata Said Didu saat berbincang di podcast Abraham Samad Speak Up, dikutip Jumat (18/7/2025).
Perang yang dimaksud, jelas Said Didu, adalah pertarungan antara pejabat yang berintegritas melawan para koruptor yang merongrong negara. Kehadiran Riza Chalid di acara sakral tersebut terasa seperti sebuah anomali yang tak terduga.
“Biasanya kan penjabat bersih ya. Nggak mungkinlah ngundang koruptor di undangannya,” ungkapnya.
Kecurigaan Said Didu semakin menguat saat melihat Riza Chalid tidak hanya hadir, tetapi juga diperlakukan layaknya tamu kehormatan tertinggi. "Ternyata dia tamu VVIP di Solo Riza Chalid itu dijaga khusus. Dipoto khusus,” imbuhnya.
Baca Juga: Jejak Pelarian Riza Chalid Terendus di Malaysia, Imigrasi Ungkap Hal Ini!
Merasa ada yang tidak beres, Said Didu memberanikan diri untuk mengkonfirmasi langsung kepada Presiden Jokowi. Namun, jawaban yang ia terima justru membuatnya semakin yakin ada yang ditutupi. Jokowi, menurut Said Didu, berkelit dengan alasan yang tidak masuk akal.
“Apa kata dia? (Jokowi). Dia nyatakan undangan saya dijual. Diatur-atur oleh orang lain,” ungkap Said Didu menirukan jawaban Jokowi saat itu.
Seketika itu, Said Didu mengaku langsung menyimpulkan bahwa Presiden sedang tidak berkata jujur. Ia pun melabeli Jokowi sebagai seorang pembohong berdasarkan logika sederhana.
“Dalam hati saya, ini orang ini memang pembohong nih. Masa begini aja bohong? Kalau di undangan itu bukan dia yang undang. Enggak mungkin dong VVIP. Enggak mungkin dong minta foto. Itulah logikanya,” jelasnya.
Lebih jauh, Said Didu mengaku sudah mengenal Riza Chalid selama puluhan tahun, bukan sebagai kawan, melainkan sebagai "lawan tanding". Ia juga menyebut Riza sebagai orang dekat Jokowi.
“Saya hampir 20 tahun juga bersentuhan dengan Reza Halid. Bukan (teman), tapi kayak lawan tanding gitulah. Dia teman baiknya Jokowi,” kata Said Didu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
Terkini
-
Momen Mayor Windra Sanur Pamit ke Jokowi Usai 8 Tahun Mengawal: Kini Emban Tugas Baru di Tangerang
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Haji 2026 Dimulai: 391 Jemaah Kloter Pertama Resmi Bertolak ke Madinah via Bandara Soetta
-
Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita
-
Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja
-
Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun
-
Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom
-
Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia
-
Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got
-
LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon