Motivasi awalnya memang bukan untuk membaca.
Kesempatan untuk bisa bersepeda di jalan aspal sejauh hampir 4 kilometer menuju perpustakaan menjadi daya tarik utama.
Namun, kebiasaan baru ini secara perlahan mengubah segalanya. Sesampainya di perpustakaan, ia mau tidak mau harus meminjam buku.
Aktivitas sorenya yang biasa diisi dengan potensi konflik seperti bermain kelereng atau berebut layangan, kini tergantikan dengan perjalanan bersepeda dan membaca.
Energinya tersalurkan, dan masalah perkelahian pun terselesaikan dengan sendirinya tanpa perlu ada hukuman.
Bagi Anies, ini adalah contoh nyata bagaimana pendidikan seharusnya bekerja: bukan dengan memaksa, tetapi dengan memahami dan mengarahkan.
"Jadi saya menjadi baca meskipun Bapak enggak pernah bilang, 'Anis baca buku itu penting ya masa depan enggak enggak pernah ngomong begitu.' Tapi Anda senangnya naik sepeda kan, boleh, tapi ke perustakaan," tegasnya.
Anies menggarisbawahi bahwa kunci mendidik anak adalah dengan menyediakan 'landasan pacu' yang tepat bagi energi dan minat mereka, bukan dengan mematahkannya melalui hukuman.
Baca Juga: Cara Cek Penerima dan Mencairkan PIP Kemdikbud 2025
Berita Terkait
-
Cara Cek Penerima dan Mencairkan PIP Kemdikbud 2025
-
Al-Azhar Bekasi Go Digital! Telkom Dukung Transformasi Pendidikan Nasional
-
Bukan Barak Militer Ala Dedi Mulyadi, Ini Jurus Rahasia Anies Baswedan untuk Mendidik 'Anak Nakal'
-
Permendikdasmen No 13 Tahun 2025: Pedoman Kurikulum, Koding dan AI untuk Siswa
-
Kaesang Resmi Jadi Ketum PSI hingga Kekecewaan Anies Baswedan atas Vonis Tom Lembong
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
Terkini
-
Keterlibatan TNI-Polri Jadi Petugas Haji 2026 Melonjak Drastis, Menhaj: Naik Hampir 100 Persen Lebih
-
Konflik Agraria Belum Usai, Legislator Gerindra Minta Pemerintah Buang Ego Sektoral demi Keadilan
-
Tunjangan Panitera Cuma Rp400 Ribu, DPR Peringatkan Bahaya: Kualitas Pengadilan Taruhannya!
-
MBG Bertransformasi: dari Piring Makan ke Jaring Pengaman Sosial
-
Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sekolah di Sumbar-Sumut Mulai Normal 100 persen, di Aceh Baru 95 persen
-
Mendagri Tito Karnavian Minta Kepala Daerah Perkuat Kualitas SDM
-
Ditekan Tarif Trump, Inggris Pastikan Tidak Akan Mengalah soal Greenland
-
TKA Kini Jadi Syarat Baru SNBP 2026, Apa Dampaknya Bagi Calon Mahasiswa?
-
Aset Kemenhan Jadi Kebun Gula, Kejagung Bongkar Skandal HGU 85 Ribu Ha Tanah TNI AU
-
Diplomasi Teh Hangat Prabowo-Raja Charles III: Santai Ngeteh di Tengah Dinginnya London