Dijuluki "The Radiator King of Malang," Riswanda dikenal sebagai salah satu inovator kunci dalam teknologi sound horeg.
Riswanda dan timnya dikenal karena riset dan pengembangan yang mendalam untuk menghasilkan audio berkualitas premium.
Kehadirannya di berbagai acara selalu dinanti, membuktikan bahwa ia bukan sekadar pemain, melainkan seorang 'profesor' di kancah sound system Malang yang menjadi rujukan bagi banyak pegiat audio lainnya.
3. BJ Hunter: Pemburu Horeg dari Blitar
Selain Faskho Sengox, Blitar juga melahirkan legenda lain bernama BJ Hunter.[5] Bersama Faskho, BJ Hunter menjadi salah satu kelompok yang menginisiasi kemunculan berbagai sound horeg di Blitar dan sekitarnya.
Mereka adalah pemain penting dalam kultur battle sound, di mana adu gengsi, teknologi, dan kualitas audio menjadi tontonan utama.
Nama BJ Hunter selalu identik dengan kekuatan dan kesiapan tempur di setiap karnaval, bahkan getarannya dilaporkan pernah memecahkan kaca saat persiapan acara.
Peran Komunitas, Penemu yang Sebenarnya
Pada akhirnya, para tokoh di atas adalah representasi dari sebuah gerakan yang lebih besar. Penemu sound horeg yang sesungguhnya adalah semangat kolektif para teknisi dan komunitas audio di Jawa Timur.
Baca Juga: Bukan Edi Sound, Inilah Penemu Sebenarnya Fenomena Sound Horeg
Dari garasi-garasi rumah, bengkel audio rumahan, hingga forum-forum lokal, mereka saling berbagi ilmu, bereksperimen dengan rakitan amplifier dan speaker, hingga melahirkan sebuah ekosistem hiburan yang mandiri.
Jadi, sementara Edi Sound adalah wajah yang mempopulerkan fenomena ini ke level nasional, jangan lupakan para legenda seperti Faskho Sengox, Riswanda Audio, dan BJ Hunter.
Merekalah, bersama ratusan komunitas lainnya, pilar-pilar sejati yang membangun megahnya panggung sound horeg Indonesia.
Berita Terkait
-
Detik-Detik Rumah Warga Jepara Rusak Usai Dilintasi Sound Horeg Saat Takbiran
-
Getaran Sound Horeg dan Lautan Buruh Membelah Jantung Jakarta di May Day 2026
-
Sound Horeg: Antara Kebisingan dan Hiburan
-
HNW Kecam Keras Sahur On The Road di Jombang, Pakai Sound Horeg dan Penari Seksi?
-
Sound Horeg dan Perang Sarung Dilarang Keras Selama Ramadan di Ponorogo, Apa Sanksinya?
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK
-
Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa