Suara.com - Beberapa waktu belakangan warga Kota Salem, Massachusetts, Amerika Serikat, terlibat perdebatan mengenai logo kota yang dibuat pada tahun 1839.
Sebagian warga Kota Salem mempermasalahkan gambar 'orang asing' di dalam logo yang dibuat George Peabody, seorang Ketua Dewan Kota dan pewaris keluarga saudagar lada ternama Joseph Peabody.
Dalam lambang Kota Salem itu, terdapat sosok pria Timur bersorban berdiri tegak dengan latar kapal layar dan pohon tropis atau palem.
Sebagian warga Salem menganggap figur itu sebagai simbol warisan kolonialisme. Dalam forum publik dan dengar pendapat kota, sejumlah warga menyatakan ketidaknyamanan mereka melihat seorang pria “asing” digunakan sebagai lambang kota, yang menurut mereka menggambarkan ketundukan atau stereotipe terhadap Timur.
Sebagian lainnya membela, dengan menyebutnya sebagai representasi sejarah perdagangan internasional Salem yang autentik dan penuh respek.
Menanggapi pro kontra ini, pemerintah Kota Salem membentuk Gugus Tugas Logo Kota (City Seal Task Force) untuk melakukan evaluasi yang dijadwalkan berlangsung hingga September 2026.
Gugus Tugas Logo Kota (City Seal Task Force) ini akan menyelenggarakan berbagai sesi diskusi, konsultasi publik, dan presentasi dari sejarawan serta pakar budaya.
Orang Aceh di Logo Kota Salem
Sosok kontroversi yang ada di dalam logo Kota Salem itu diyakini sebagai orang Aceh bernama Teuku Lambada Adam atau dikenal dengan sebutan Po Adam.
Baca Juga: Kota Salem di Amerika Pakai Logo Orang Aceh, Apa Hubungannya dan Di Mana Lokasinya?
Secara etimologis sebutan Po berarti Bapak. Jadi, “Po Adam” berarti “bapak Adam” — simbol kehormatan menurut adat Melayu/Aceh.
Po Adam adalah seorang saudagar dari Kuala Batu, sekarang bagian dari Aceh Barat Daya. Dia lah sosok yang membuka hubungan dagang antara Aceh dengan Amerika Serikat.
Po Adam pernah diangkat menjadi Syahbandar di Pulau Kayu pada masa Datok Mak Obat. Pada awal abad ke-19, Po Adam dianggap banyak merugikan Datok Mak Obat sehingga jabatan syahbandar dari Po Adam dicabut dan diserahkan kepada Teuku Nyak Syeh.
Po Adam yang merupakan sahabat pedagang Amerika diberhentikan jabatannya sebagai syahbandar dan menetap kembali di Kuala Batu.
Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem yang mengetahui sejarah mengenai logo Kota Salem, mengambil tindakan nyata.
Dia menyurati Gubernur Massachusetts, Amerika Serikat, Maura Healey berisi permintaan agar logo bersejarah Kota Salem tidak dihilangkan.
Berita Terkait
-
Kota Salem di Amerika Pakai Logo Orang Aceh, Apa Hubungannya dan Di Mana Lokasinya?
-
Orang Aceh Ada di Logo Kota Salem, Gubernur Aceh Kirim Surat ke Amerika Serikat
-
CEK FAKTA: Video Warga Malaysia Dukung Aceh Merdeka, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Benarkah Abuya Darul Aman Orang Terkaya Nomor 5 Dunia?
-
90.000 Hektar untuk Gajah Aceh: Langkah Heroik Prabowo atau Sekadar Pencitraan?
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!
-
Bareskrim Rampungkan Berkas Kasus Impor Handphone Ilegal, Tiga Tersangka Segera Disidang
-
Mengapa Pengembalian Amplop Belum Tentu Membebaskan Raja Juli Antoni dari Pidana?
-
Sembunyi di Balik Lemari! Polisi Sita Rp67 M dari Cafe de'CLAN yang Diduga Milik Jampidsus Febrie
-
Brankas Berisi Dolar Disita di Cafe de'CLAN, Nama Jampidsus Febrie Adriansyah Ikut Terseret
-
Dari Cafe de'CLAN Signature ke Pacific Place, Polisi Kejar Aliran Duit Korupsi PLTU hingga Asabri!
-
Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
-
Kasus Eksploitasi Anak 'Tenda Biru' Bukan Dipicu Postingan Viral WN Jepang
-
Kebakaran Lahan Gambut di Aceh Selatan Meluas Jadi 25 Hektare, Api Masih Menyala
-
Usai Hadiri Pemakaman Khamenei, Delegasi Indonesia Dijadwalkan Bertemu Pejabat Iran