-
Blokade Masjid Al-Aqsa oleh Israel kini telah berlangsung selama 34 hari berturut-turut.
-
Penutupan akses ibadah dilakukan dengan alasan keamanan terkait konflik militer melawan Iran.
-
Warga Palestina menyerukan aksi massa guna menembus pengepungan militer di sekitar Yerusalem.
Suara.com - Akses menuju kompleks suci Masjid Al-Aqsa bagi umat Muslim kini masih terputus total.
Pembatasan ketat yang dilakukan oleh otoritas Zionis Israel ini telah berlangsung selama 34 hari.
Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda pelonggaran blokade di kawasan tempat ibadah tersebut.
Kebijakan drastis ini melarang seluruh jamaah untuk memasuki area masjid demi alasan proteksi.
Pemerintah setempat mengklaim langkah ini adalah bagian dari prosedur darurat yang sangat krusial.
Pihak Zionis berdalih bahwa penutupan dilakukan untuk stabilitas keamanan di tengah situasi perang.
Mereka menghubungkan kebijakan ini dengan keterlibatan Amerika Serikat dan Israel dalam konflik melawan Iran.
Kondisi geopolitik yang memanas di kawasan tersebut dijadikan dasar utama untuk menutup gerbang masjid.
Selain penutupan masjid, aktivitas militer di sekitar kota suci Yerusalem juga mengalami peningkatan signifikan.
Baca Juga: Data Lapangan Bongkar Klaim Bohong Trump, Iran Masih Kuat: Kirim 6.770 Rudal ke Israel-Sekutu AS
Pasukan keamanan mulai mempersempit ruang gerak warga dengan penjagaan yang sangat ketat.
Pintu masuk di kota-kota Palestina di wilayah Tepi Barat kini dipenuhi oleh barikade militer.
Langkah ini diambil guna memastikan tidak ada pergerakan massa yang dianggap mengancam otoritas.
Pemeriksaan dokumen dan fisik dilakukan secara intensif pada setiap titik perbatasan kota tersebut.
Warga lokal merasa ruang gerak mereka semakin terbatas akibat pengamanan yang berlebihan ini.
Kondisi di lapangan menunjukkan eskalasi ketegangan antara penduduk sipil dan aparat keamanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Guru Besar UGM Sebut HUT RI Mewah Tapi Keropos: Kemerdekaan Versi Negara Cuma Pesta Pora
-
Dari Posko ke Posko, PNM Terus Bergerak Dampingi Warga Terdampak Gempa NTT
-
Kembang Goeyang Sarinah Resmi Dibuka, Jajanan Pasar Jadi Andalan
-
Alasan Logis Bernardo Tavares Ogah Buru-buru Rekrut Pemain Asing untuk Persebaya
-
Bantah Mahasiswi Unpad Enggan Kuliah Karena Dirinya, Ini Kata Dedi Mulyadi
-
Keberanian Gen Z Mendobrak Tradisi: Mewarisi Tak Harus Mengikuti
-
Perjuangkan Warisan Abad ke-18, Ahli Waris Raja Pagi Sinurat Gugat 12 Pihak ke Pengadilan
-
Gavi Bikin Manchester United Gigit Jari, Red Devils Coba Rayu Carlos Baleba
-
Gempa M3,5 Guncang Bantul, Getaran Terasa hingga Solo dan Magelang
-
Gempuran AI & Medsos, Local Media Community Surabaya Ungkap Jurus Media Lokal Bertahan