Suara.com - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Pontianak berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 3 kilogram yang disamarkan dengan modus baru, dibungkus dalam kemasan kopi premium merek BLUEBEARD Coffee Roasters.
Penangkapan ini dilakukan terhadap dua orang pria berinisial B (31) dan AS (25) pada Jumat malam, 25 Juli 2025, di Jalan Abdul Rahman Saleh (BLKI), Kecamatan Pontianak Tenggara.
Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Suyono, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan transaksi narkotika di kawasan tersebut.
Tim Satresnarkoba segera melakukan penyelidikan dan mendapati dua pria mencurigakan tengah mengendarai mobil pick up Daihatsu Grandmax berwarna abu-abu.
“Anggota langsung melakukan penghentian, penangkapan serta penggeledahan terhadap mobil tersebut. Diselediki ditemukan 3 (tiga) bungkus berukuran besar transparan yang berisikan narkoba jenis sabu,” ungkap Kombes Pol Suyono dalam keterangan persnya.
Yang menarik, sabu-sabu tersebut tidak lagi diselundupkan menggunakan kemasan teh hijau seperti yang lazim ditemukan, melainkan disamarkan dalam bungkus kopi premium merek internasional.
Dalam pemeriksaan, tersangka B mengaku bahwa dirinya diperintahkan oleh seorang bandar bernama Bob, yang kini masih dalam pengejaran pihak kepolisian.
Bob diketahui menghubungi pelaku melalui messenger Facebook dan menawarkan pekerjaan sebagai kurir sabu dengan imbalan besar.
“Pelaku ini mengaku baru pertama kali menjalankan tugas mengantar sabu. Awalnya mereka berteman dengan Bob yang kemudian menghubungi pelaku B melalui messenger Facebook untuk menawarkan pekerjaan sebagai kurir,” jelas Kapolresta.
Baca Juga: Gamang Tuntut Fariz RM? Sidang Ditunda Dua Kali, Pengacara Ungkap Adanya Dilema Jaksa
Pelaku B kemudian mengajak rekannya, AS, untuk ikut menjalankan pengiriman. Keduanya dijanjikan imbalan sebesar Rp80 juta per kilogram sabu yang berhasil diantar. Sebagai uang muka perjalanan, mereka menerima Rp20 juta.
“Modus mereka adalah untuk mengantarkan sebagai kurir saja dalam hal ini. Namun, dia juga mengakui bahwanya selama ini mereka memakai narkotika, konsumsi bersama-sama dengan saudara Bob sebagai awal pertemuan mereka,” ujar Kombes Pol Suyono.
Diketahui, tersangka B sehari-hari bekerja sebagai sopir pengangkut sayuran dari Pontianak ke Mempawah.
Aktivitas keseharian yang tampak biasa itu rupanya dimanfaatkan untuk menutupi pengiriman narkoba.
Kini, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 112 ayat (2) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Mereka terancam hukuman berat, mulai dari penjara minimal 6 tahun hingga seumur hidup, bahkan pidana mati, serta denda maksimal Rp10 miliar.
Kombes Suyono menegaskan bahwa pihaknya akan terus memburu pelaku utama bernama Bob yang diduga sebagai otak pengiriman sabu tersebut.
Berita Terkait
-
Gamang Tuntut Fariz RM? Sidang Ditunda Dua Kali, Pengacara Ungkap Adanya Dilema Jaksa
-
Kokain Jutaan Dolar vs Hiu Ganas: Inilah "Great White Waters", Thriller Hiu Paling Brutal 2025?
-
Gugup saat Pemeriksaan X-Ray, Penumpang Pesawat di Batam Kepergok Simpan Sabu Lewat Dubur
-
Pria Viral Ngaku Anak Kasat Narkoba Medan Palak Pedagang di Deli Serdang Minta Maaf
-
Pria di Deli Serdang Ngaku Anak Kasat Narkoba Medan Palak Pedagang Viral, Begini Nasibnya
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Iran Kirim Proposal Negosiasi Baru, Trump Malah Siapkan Pasukan Darat di Selat Hormuz
-
Biaya Perang Iran Tembus Rp1600 T, Warga AS Bayar Mahal: Rp8 Juta per Bulan per Rumah
-
Pentagon Dituding Bohong! Biaya Perang AS vs Iran Tembus Rp1.600 Triliun
-
Balas Ancaman Trump, Panglima Militer Tegaskan Jari Tentara Iran Sudah di Pelatuk
-
Geger! Hacker 15 Tahun Bobol Basis Data Nasional, Pemerintah Prancis Kelimpungan
-
Sempat Bikin Geger, Kini Amien Rais Hapus Video Fitnah yang Singgung Prabowo dan Seskab Teddy
-
Modus Dua Sejoli Jadi Atlet NBA, Tipu Banyak Korban hingga Raup Rp56 Miliar
-
Donald Trump Tantrum Dikritik Kanselir Merz, 5000 Pasukan AS Ditarik dari Jerman
-
Qodari Sayangkan Amien Rais Jadi Korban Hoaks Terkait Teddy Indra Wijaya
-
Biarawati Diserang Orang Yahudi di Yerusalem, Kekerasan Anti-Kristen di Israel Kian Parah