Suara.com - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti melakukan aksi walk out saat menghadiri diskusi soal pembahasan Keramba Jaring Apung (KJA) di Pangandaran, Rabu, 6 Agustus 2025.
Dari video yang beredar di media sosial, Susi tampak keluar ruangan meninggalkan jalannya diskusi yang tengah berlangsung.
Saat dimintai keterangan, dengan tegas mantan Menteri Kelautan dan Perikanan itu mengatakan bahwa perizinan terkait KJA di Pangandaran adalah ide gila.
“Secara peraturan sudah tidak benar, bahwa izin itu keluar, itu gila!” kata Susi dikutip dari video yang diunggah aku X @Mdy_Asmara1701 pada Kamis, 7 Agustus 2025.
Susi juga menyinggung soal keberadaan KJA yang hanya berjarak 200 meter dari pinggir pantai di kawasan Pangandaran.
“Harusnya sudah, tidak ada KJA di Pangandaran. 200 meter dari pinggir pantai, itu gila!” ujarnya.
Dengan tegas, ia mengatakan bahwa tiga perusahaan yang mendapatkan izin untuk membangun KJA di kawasan Pangandaran harus dicabut.
“Harus dicabut!” tegasnya.
Baca Juga: 'Laut Kok Dikapling?' Amarah Susi Pudjiastuti Meledak, Tolak Proyek Keramba di Pangandaran
Lewat media sosial pribadinya, Susi juga sempat menyampaikan keprihatinannya secara terbuka.
Ia bahkan menandai akun Presiden Prabowo Subianto, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dan beberapa lembaga pemerintahan lainnya dalam unggahannya tersebut.
“Pak Presiden @prabowo @KemensetnegRI @setkabgoid @DediMulyadi71 Mohon perhatiannya, hari ini saya sebagai rakyat Bapak, sangat sangat prihatin dan luar biasa terluka. Menghadiri rapat atas pengkavlingan ijin KJA di pantai timur Pangandaran,” tulis Susi di akun X pribadinya @susipudjiastuti.
Susi kembali menegaskan bahwa seharusnya pemerintah tidak memberikan izin kepada perusaan untuk membuat KJA.
“Dimana ternyata pantai timur Pangandaran sudah diberikan ijin kepada 3 Perusahaan untuk membuat KJA. Seharusnya 3 Perusahaan ini tidak bisa dapat ijin,” lanjut unggahannya.
Tak hanya menyampaikan kritik, Susi juga mengingatkan kembali janji Presiden Prabowo kala ia berkunjung ke kawasan Pangandaran dan ingin membuat kawasan tersebut lebih indah.
Berita Terkait
-
Terpopuler: Kemewahan Toyota Fortuner 2006, Garasi Komisaris Bank BJB Susi Pudjiastuti
-
Resmi! Susi Pudjiastuti Diangkat Jadi Komisaris Utama Bank BJB, Berapa Gajinya?
-
Sah Jadi Komisaris Bank BJB, Isi Garasi Otomotif Susi Pudjiastuti Cukup Nyentrik
-
Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB
-
Benteng Terakhir Pesisir: Mengapa Zona < 1 Mil Harus Dilindungi Total
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
Terkini
-
Detik-Detik Mencekam Gempa Venezuela, Warga: Awalnya Ada Peringatan, Lalu Semua Berguncang Hebat
-
Krisis Hunian di Ibu Kota, Pramono Setujui Pembangunan 11 Rusun Raksasa
-
Update Jumlah Korban Gempa Venezuela: 732 Warga, Ribuan Bangunan Rusak
-
PDIP Kritik Pernyataan Prabowo soal Demo Bayaran, Dinilai Bernada Ancaman ke Rakyat
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Aliran Gratifikasi Proyek Rp17 Miliar
-
Krisis Dokter di Pelosok, Legislator DPR Usul Pemerintah Pakai AI Jadi Solusi Darurat
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Tak Lagi Dianaktirikan, Menkes Pastikan BPJS Dokter Magang Kini Ditanggung Negara
-
Mahfud MD Tantang Prabowo Buka-bukaan: Siapa yang Bayar Demo Mahasiswa?
-
Siapa John Lennon 07? Sosok di Balik Kode Rahasia Suap Tambang Ketua Ombudsman