"Indo gak bisa indo tahunya duit," celetuk netizen menimpali.
"Lah konoha mah data pribadi malah dijual ke asing," komentar netizen lain.
"Ya elah ngapain berharap di indo si, orang data masyarakat aja dijual pemerintah nya sendiri kan," sindir netizen lainnya.
Ada juga netizen yang mengungkapkan kasus lebih parah terjadi di Indonesia.
"Di indo kemarin ada ijazah asli dipake bungkus ikan pindang," komentar netizen.
"Lah kemarin saya beli gorengan bungkus nya pake kertas ijazah gak tahu itu asli atau palsu," komentar netizen lain.
Sebelumnya, muncul isu data pribadi warga Indonesia dijual ke Amerika Serikat.
Isu ini muncul setelah adanya kesepakatan dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat.
Dalam kesepakatan tersebut, terdapat poin-poin yang berkaitan dengan pertukaran data, yang kemudian menimbulkan kekhawatiran di masyarakat.
Baca Juga: Dukung Rumah Sakit Asing Dibangun di Indonesia, DPR: Daripada ke Penang
Beberapa pihak menafsirkan kesepakatan ini berarti data pribadi seluruh warga Indonesia akan diserahkan dan dikelola oleh pemerintah AS.
Namun Pemerintah Indonesia, melalui berbagai kementerian dan pejabat, telah memberikan klarifikasi untuk meredakan kekhawatiran publik.
Juru bicara pemerintah, termasuk dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), menegaskan tidak ada transfer data pribadi individu secara massal.
Data yang dibicarakan dalam kesepakatan tersebut adalah data komersial, bukan data personal atau data strategis negara.
Setiap proses transfer data akan tunduk pada UU Perlindungan Data Pribadi Indonesia.
Selain itu, muncul juga kasus-kasus data pribadi masyarakat yang bocor dan disalahgunakan untuk pinjaman online oleh pihak tak bertanggung jawab.
Pada Juli 2024, muncul isu data Kemenkominfo bocor dan dijual ke luar negeri sampai milliaran rupiah.
Data yang diduga milik Kemenkominfo berisi data pribadi, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), detail rekening bank, dan nomor rekening bank.
Namun saat itu, pihak kementerian menegaskan dugaan kebocoran data milik Kemenkominfo itu belum bisa divalidasi.
Kementerian pun melakukan pemblokiran terhadap situs dan aplikasi pinjol ilegal.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak sembarangan memberikan izin akses data saat mengunduh aplikasi.
Kontributor : Tinwarotul Fatonah
Berita Terkait
-
KPK Sikat Korupsi DAK Rumah Sakit: OTT di Jakarta, Sulsel, Sultra! Siapa Saja Terseret?
-
Ibu Ngamuk Banting Monitor di RS Gegara BPJS? Fakta di Balik Video Viral yang Bikin Heboh
-
Kadishub Siantar Ngaku Diperas Rp 200 Juta, Ini Kata Polisi
-
Rahasia Rumah Sakit Berkualitas: Ini 5 Fondasi yang Harus Dimiliki
-
Wisata Medis Meningkat, Tapi Urusan Bayar Rumah Sakit Masih Jadi PR
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara