Suara.com - Hasil tes DNA mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil alias RK, Lisa Mariana dan CA diperkirakan paling cepat akan keluar pada Selasa (12/8/2025) besok. Namun, hasilnya tak akan langsung diumumkan ke publik.
Kepala Biro Laboratorium dan Dokpol Kesehatan Pusdokkes Polri, Brigjen Sumy Hastry Purwanti menyampaikan proses uji laboratorium terhadap sampel DNA RK, Lisa dan CA masih berlangsung. Setelah selesai hasilnya akan diserahkan kepada Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri, Brigjen Himawan Bayu Aji.
"Hasilnya belum keluar. Nanti setelah keluar akan dilaporkan ke Dirtipisiber," jelas Hastry saat dikonfirmasi, Senin (11/8/2025).
RK, Lisa dan CA telah menjalani proses pengambilan sampel DNA di Bareskrim Polri pada 7 Agustus 2025. Tes DNA ini merupakan tindak lanjut atas laporan RK terhadap Lisa di Bareskrim Polri pada April 2025 terkait dugaan pencemaran nama baik.
Langkah ini diambil untuk menjawab tudingan Lisa yang mengaku bahwa putrinya CA merupakan anak hasil hubungan gelap dengan RK.
Hastry sempat mengatakan, hasil tes DNA diperkirakan keluar 10 hari. Namun bisa juga lebih cepat, yakni pada 12 Agustus 2025 atau lima hari setelah pengambilan sampel DNA.
"Kurang lebih 5-10 hari," ungkapnya.
RK-Lisa Siap Terima Hasilnya
RK melalui kuasa hukumnya, Muslim Jaya Butarbutar menegaskan siap menerima apapun hasil dari tes DNA dengan penuh tanggung jawab. Politisi partai Golkar tersebut menurutnya akan menghormati proses hukum yang berjalan dan berharap tes ini dapat mengakhiri semua polemik yang ada.
Baca Juga: Drama Eksekusi Relawan Jokowi: PK Jadi Jurus Pamungkas Hindari Penjara? Kejagung Angkat Bicara!
"Apa pun hasilnya dengan tidak berandai-andai, pada prinsipnya Pak RK menghormati dan menerima hasilnya dengan penuh tanggung jawab serta kedewasaan," jelas Muslim di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (7/8).
Hal serupa juga disampaikan Lisa lewat kuasa hukumnya, Jhonboy Nababan. Ia memastikan kalau Lisa siap menerima apapun hasilnya.
"Kami masih percaya dan yakin bahwa proses tersebut akan berjalan dengan baik," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus
-
Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
-
Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China
-
Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Bisa Dipidana 1 Tahun Penjara
-
Curhat Nadiem Usai Dituntut 18 Tahun: Saya Patah Hati karena Sangat Cinta Negara Ini
-
Biar Nggak Merasa Ketipu, Ini Alasan Hukum Kenapa Kuota Internet Kamu Hangus Saat Masa Aktif Habis