Suara.com - Polisi tengah mengusut kasus pengajian pimpinan Putri Yeni alias Umi Cinta yang diduga menjanjikan surga kepada jemaah yang berinfak Rp1 juta. Praktik pengajian ini sempat mendapat penolakan warga di Bekasi hingga viral di media sosial.
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Kusumo Wahyu Bintoro menyebut kasus ini kekinian masih didalami oleh penyidik.
"Sedang ditangani dan didalami," kata Kusumo saat dikonfirmasi, Rabu (13/8/2025).
Sebelummya rumah Umi Cinta di Perumahan Dukuh Zamrud, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi digeruduk warga pada Minggu (10/8). Mereka resah lantaran selama delapan tahun Umi Cinta menggelar kegiatan pengajian tanpa izin.
Video saat warga menggeruduk rumah Umi Cinta ini sempat diunggah oleh akun Instagram @radar_cianjur. Mereka terlihat datang dan membubarkan paksa acara pengajian yang dipimpin Umi Cinta tersebut.
Menurut keterangan warga dan tokoh agama setempat, AB (54), kegiatan yang digelar setiap akhir pekan ini tidak pernah mengantongi izin dari pengurus RT maupun RW.
Keresahan warga juga dipicu oleh berbagai faktor. Selain gangguan lalu lintas akibat parkir kendaraan sekitar 70 jemaah yang memadati jalan perumahan, warga juga menyoroti praktik dalam pengajian tersebut yang dinilai ganjil dan tertutup.
Menurut pengakuan mantan pengikut, jemaah diiming-imingi jaminan masuk surga jika membayar infak sebesar Rp1 juta. Selain itu, ada juga dugaan pungutan rutin sebesar Rp100.000 setiap kali pertemuan.
Sejumlah warga juga melaporkan adanya perubahan perilaku pada anggota jemaah, seperti istri yang menjadi berani melawan suami dan anak-anak yang tidak patuh pada orang tua. Bahkan, beredar kabar beberapa perempuan yang sebelumnya mengenakan hijab melepasnya setelah bergabung dengan kelompok tersebut.
Baca Juga: Tawarkan Masuk Surga Asal Bayar Rp1 Juta, Umi Cinta Dikecam: Masuk SD Aja 25 Juta
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Ahli Meringankan Roy Suryo dkk: Salinan Ijazah Jokowi Sama dengan Sampel Riset RRT
-
Lawang Sewu dan Sam Poo Kong Siap Memikat Wisatawan di Momen Libur Imlek
-
Tak Terima Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Gus Yaqut Ajukan Praperadilan
-
Ijazah Jokowi Tanpa Sensor Dibongkar! Bonatua Klaim Identik dengan Dokumen Riset Roy Suryo Cs
-
GMKR Nilai Indonesia Hadapi Krisis Kedaulatan, Oligarki Disebut Rampas Hak Rakyat
-
Heroik! Mahasiswi Jogja Nekat Tabrak Penjambret, Polisi Jamin Korban Tak Dipidana
-
Geledah KPP Madya Banjarmasin dan Kantor PT BKB, KPK Amankan Dokumen Restitusi
-
Kemensos Kucurkan Bansos Senilai Rp 17,5 Triliun Jelang Lebaran 2026: 18 Juta Keluarga Jadi Sasaran
-
Menkes Sindir Orang Kaya Masuk PBI: Masa Gak Bisa Bayar BPJS Kesehatan Rp 42.000?
-
Jakarta Mulai Bersolek Jelang Imlek, Rano Karno: Kami Rumah Berbagai Budaya