Suara.com - Bupati Pati Sudewo menghadapi gelombang demonstrasi besar pada Rabu (13/8/2025) setelah kebijakan kenaikan PBB hingga 250 persen memicu kemarahan warga.
Ribuan orang turun ke jalan, bahkan muncul tuntutan mundur meski ia baru enam bulan menjabat.
Karier politik Sudewo dimulai pada 2002 sebagai calon bupati Karanganyar, lalu aktif di berbagai pilkada dan pilgub. Ia mundur dari PNS pada 2006 untuk bergabung dengan Partai Demokrat, terpilih ke DPR RI 2009, namun gagal pada 2014.
Pada 2019 ia pindah ke Gerindra, kembali lolos ke DPR, dan di Pemilu 2024 mundur demi maju di Pilkada Pati bersama Risma Ardhi Chandra, menang 53,53 persen suara.
Dilantik 20 Februari 2025, Sudewo mengusung visi pengembangan SDM dan pendapatan daerah. Namun langkah awalnya tercoreng kebijakan PBB yang kini memicu krisis politik. Sekjen Gerindra Sugiono mengingatkan Sudewo untuk mendengar aspirasi rakyat.
Jejak di Demokrat
Pada Februari 2012, Sudewo pernah menjadi anggota DPR RI dari Partai Demokrat di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu dipecat dari kepengurusan DPP Demokrat. Dia dipecat berbarengan dengan pencopotan Angelina Sondakh dari jabatan Wakil Sekretaris Jenderal.
Berikut fakta-fakta Sudewo di Demokrat.
1. Pernah Menjabat Sekretaris Divisi Pembinaan Organisasi Demokrat
Sebelum dipecat, Sudewo menduduki posisi penting sebagai Sekretaris Divisi Pembinaan Organisasi Partai Demokrat.
Jabatan ini membuatnya aktif mengurus berbagai agenda internal partai, termasuk pembinaan struktur di daerah.
2. Dipecat Bersamaan dengan Angelina Sondakh
Keputusan pemecatan Sudewo diambil dalam rapat pleno DPP Demokrat pada 23 Februari 2012 yang dipimpin Ketua Umum kala itu, Anas Urbaningrum.
Dalam rapat itu, Dewan Pimpinan Pusat juga memutuskan untuk memberhentikan Angelina Sondakh dari posisi Wakil Sekretaris Jenderal.
Ketua Divisi Komunikasi Publik Demokrat, Andi Nurpati, menyatakan keputusan tersebut menindaklanjuti rekomendasi Dewan Kehormatan.
Tag
Berita Terkait
-
Eksepsi Ditolak, Sidang Korupsi Bupati Pati Nonaktif Sudewo Berlanjut
-
Sudewo Jalani Sidang Perdana, Didakwa Terima Suap dan Gratifikasi Rp3,8 Miliar
-
Sudewo Didakwa Terima Gratifikasi Rp2,5 Miliar, Keris Nogososro Ikut Disorot
-
KPK Pindahkan Penahanan Bupati Nonaktif Pati Sudewo ke Rutan Semarang
-
Segera Naik Sidang, KPK Limpahkan Perkara Bupati Pati Sudewo ke Tahap Penuntutan
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud
-
Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di Selat Bab Al Mandeb
-
ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi