Sang bupati pun didemo diminta untuk turun dari jabatannya sekarang.
"Pati adalah kunci...siap siap warga Cirebon," komentar netizen.
"Mabok nih walikota, main naikin pajak 1000% gaji pegawai aja nggak sampe segitu, gaji habis buat bayar pajak doang," komentar netizen lain.
"Kalau kompak, bisa jadi Pati jilid 2 nih," celetuk netizen.
Ada juga yang penasaran berapa harta kekayaan Wali Kota Effendi Edo ini?
Harta Kekayaan Effendi Edo
Melansir Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) miliknya, saat menjadi calon Wali Kota Cirebon, harta kekayaannya mencapai Rp8,4 miliar.
Ini terdiri dari beberapa aset, seperti tanah dan bangunan yang mencapai Rp6,3 miliar.
Aset tanah dan bangunannya ini justru bukan di Cirebon melainkan satu di Kota Bandung dan lainnya di Kabupaten Bandung Barat.
Baca Juga: Profil Effendi Edo, Benarkah Wali Kota Cirebon Naikkan PBB 1.000 Persen?
Kemudian kendaraan ada dua berupa motor Yamaha 2DP/SOLO tahun 2015 seharga Rp22 juta dan Mobil Mercedes Benz E250 CGI tahun 2010 seharga Rp285 juta.
Ada harta bergerak lainnya senilai Rp35 juta, kas dan setara kas Rp3,5 miliar.
Politisi dari partai Golkar ini tercatat memiliki utang mencapai Rp700 juta.
Profil Effendi Edo
Effendi Edo adalah Wali Kota Cirebon yang menjabat untuk periode 2025–2030, berpasangan dengan Siti Farida Rosmawati sebagai wakil.
Pria kelahiran Cirebon, 25 April 1965 ini dilantik pada tanggal 20 Februari 2025 setelah memenangkan Pemilihan umum Wali Kota Cirebon 2024.
Sebelum menjadi Wali Kota, Effendi Edo memiliki karier sebagai Pegawai Negeri di Departemen Perhubungan.
Diaa pernah menjabat sebagai Kepala Seksi Keselamatan dan Lalu Lintas di Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat pada tahun 2006.
Dalam dunia politik, Effendi Edo adalah anggota dari Partai Golkar. Di partai tersebut, ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Kota Cirebon.
Latar belakang pendidikannya juga tak main-main, dia adalah lulusan S2 Universitas Langlangbuana Bandung.
Sebelumnya dia mengambil S1 di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) LAN Bandung.
Sementara itu untuk pendidikan dasar hingga menengah atas dia tempuh di kota kelahirannya.
Kontributor : Tinwarotul Fatonah
Berita Terkait
-
Berapa Kekayaan Eks Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis? Anaknya Ditangkap Akibat Curi Sepatu di Masjid
-
Ironis, Anak Eks Wali Kota Cirebon Ditangkap Gegara Curi Sepatu di Masjid Usai Ayah Terjerat Korupsi
-
Ayahnya Korupsi Rp26 Miliar, Anak Eks Walkot Cirebon Terciduk Maling Sepatu di Masjid
-
Pusing Tapi Berpihak pada Rakyat, Walikota Cirebon Bakal Turunkan PBB dari 1000 Persen
-
Nongol di IG Dedi Mulyadi, Walikota Cirebon Sebut Kenaikan PBB 1000 Persen Bukan Keputusannya
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki
-
Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu
-
Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari
-
Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta
-
Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta
-
5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!
-
Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno