Kritik pedas juga diarahkan pada minimnya anggaran untuk infrastruktur vital.
Ia membeberkan bahwa alokasi untuk perbaikan jalan sebelumnya hanya berkisar Rp400-an miliar, anggaran listrik sekitar Rp10 miliar, dan anggaran untuk rumah rakyat miskin hanya puluhan miliar.
Angka-angka ini, menurutnya, menunjukkan adanya ketidaksesuaian prioritas dalam penyusunan anggaran.
Menyikapi warisan masalah tersebut, Dedi kini mengambil langkah drastis dengan merombak struktur anggaran. Ia mengklaim telah menaikkan alokasi perbaikan jalan menjadi Rp2,4 triliun.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari ambisinya untuk mengejar ketertinggalan dan menyelesaikan masalah-masalah mendasar seperti ketersediaan ruang kelas, listrik, dan jalan yang mulus di sisa masa jabatannya.
"Jawa Barat itu mengalami keterlambatan sekitar 20 tahun akibat pemerintahan yang tidak efektif sebelumnya," pungkasnya.
Tekadnya kini adalah menjadikan Jawa Barat sebagai episentrum pembangunan nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
Langit Mencekam! Rudal Kiamat Iran Gempur Israel, Kilang Minyak Meledak
-
Penetapan Tersangka Baru Kasus Haji Patahkan Klaim Yaqut Tak Terima Uang
-
MBG Dibagikan Lagi, BGN Ancam Suspend SPPG yang Mark Up Bahan Baku: Gila-gilaan, Langsung Disanksi
-
Pesan Haru Keluarga Andrie Yunus di DPR: Orang Lampung Itu Pelampung Penyelamat Demokrasi
-
Setahun Prabowo: Deforestasi Melonjak, Potensi 'Juara Dunia' Hutan Gundul
-
TAUD: Belasan Orang Terlibat Operasi Intelijen Serang Aktivis KontraS
-
Curhat Terakhir Praka Farizal Sebelum Gugur: Ungkap Situasi Lebanon Mencekam, Sering Masuk Bunker
-
KontraS Kritik Pelimpahan Kasus Andrie Yunus ke Puspom TNI: Berpotensi Ada Manipulasi Hukum
-
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Pasukan Segera Ditarik Pulang
-
KPK Ungkap Aliran Dana USD 406 Ribu Kepada Gus Alex di Kasus Korupsi Kuota Haji