Suara.com - Aksi maling amatiran yang dilakukan AB alias Jebir (25) harus berakhir di balik jeruji besi setelah lagaknya yang pura-pura menjadi pembeli di sebuah minimarket di Kalideres, Jakarta Barat, terekam jelas oleh kamera CCTV.
Tak sadar wajahnya menjadi bukti tak terbantahkan, Jebir kini hanya bisa pasrah saat tim Reskrim Polsek Kalideres menciduknya saat sedang santai di kediamannya.
Kapolsek Kalideres, Kompol Arnold Julius Simanjuntak, menjelaskan bahwa peristiwa ini terjadi pada Rabu (13/8/2025) lalu di sebuah minimarket di Jalan Peta Barat 1.
Dalam rekaman CCTV yang viral, Jebir yang mengenakan kaos hitam terlihat mendekati meja kasir, seolah-olah hendak melakukan transaksi. Namun, itu hanyalah akal bulus.
"Saat kasir yang berjaga lengah, dia langsung mengambil ponsel milik korban," kata Arnold saat dikonfirmasi awak media, Senin (18/8/2025).
Karma Instan Berkat CCTV
Merasa ponselnya raib, korban langsung membuat laporan ke polisi. Berbekal rekaman CCTV yang menjadi bukti utama, tak butuh waktu lama bagi aparat untuk mengidentifikasi dan melacak jejak pelaku.
Tim Reskrim Polsek Kalideres akhirnya meringkus Jebir saat ia sedang berada di kediamannya di Kampung Rawa Lele, Kalideres, pada Minggu (17/8).
"Pelaku sudah kami amankan," ujar Arnold.
Baca Juga: 8 Parfum Wangi Bunga Murah di Rak Minimarket, Elegan dan Tahan Lama
Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti utama, yakni satu unit ponsel merek Techno Spark Go 1 series Transformer milik korban, yang ternyata belum sempat dijual oleh pelaku. Di hadapan petugas, Jebir pun tak bisa mengelak.
“Kami juga menyita barang bukti berupa 1 unit handphone... Pelaku mengakui perbuatannya,” jelas Arnold.
Akibat perbuatannya, Jebir kini harus mendekam di sel tahanan Polsek Kalideres. Ia dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang Pencurian, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Narasi Viral Ternyata Rekayasa! Polisi: Model Ansy Jan De Vrie Bukan Korban Begal
-
Peringati Harkitnas, Menteri PANRB Dorong Transformasi Birokrasi Berbasis Data
-
'Tetangga Punya SHM, Kami Kok Tidak?' Warga Pangkalan Jati Tagih Keadilan Lahan ke Komisi XI DPR
-
Benjamin Netanyahu Minta Lepaskan Aktivis Global Sumud Flotilla
-
Dari Tragedi 98 hingga Isu Papua, Mahasiswa UI Suarakan Kekecewaan Lewat Aksi #Reformati
-
Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Diduga Terima SGD 213.600 di Kasus Suap Blueray Cargo!
-
Benjamin Natanyahu: Perlakuan Menteri Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla Tak Sesuai Norma
-
Video Aktivis Global Sumud Flotilla Dirilis Menteri Israel, Disuruh Sujud Sambil Tangan Diikat
-
Kata-kata Benjamin Netanyahu Aktivis Global Sumud Flotilla Diperlakukan Tak Manusiawi
-
Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray