Suara.com - Viral video seorang bocah laki-laki memunguti sisa makanan dari kardus-kardus bekas jamuan para pejabat dan tamu undangan usai perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-80.
Bocah berusia kisaran lima thaun itu dengan senyum polos dan tangan kecilnya membuka satu per satu kotak makanan yang ditinggalkan. Ia berharap menemukan sesuatu yang bisa dibawa pulang.
Tangannya tampak memegang beberapa bungkus makanan atau jajanan ringan yang berhasil ia kumpulkan dari kotak-kotak makanan bekas itu.
Setelah itu, ia memasukkan makanan sisa yang masih layak dimakan itu ke dalam kresek hitam berukuran sedang.
Kresek tersebut terlihat sudah hampir penuh dengan makanan sisa jamuan acara yang dikumpulkannya.
Sementara itu, di sekeliling bocah tersebut terlihat banyak tumpukan kotak makanan yang sudah diperiksanya satu per satu.
Setelah memastikan tidak ada makanan yang tersisa, bocah tersebut pindah ke tempat lainnya untuk memeriksa kotak lainnya.
Dengan cekatan, si bocah memeriksa apakah ada sisa makanan di kotak-kotak tersebut.
Baca Juga: 7 Fakta Mencengangkan di Balik Bebas Bersyaratnya Setya Novanto
Ia bahkan tak ingin melewatkan satu kotak pun yang mungkin masih berisi makanan sisa jamuan.
Dari keterangan di video yg dibagikan akun @pembasmi.kehaluan.reall diketahui bahwa kejadian itu terjadi di Lapangan Sultan Hasanuddin, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Aksi bocah laki-laki yang mengumpulkan sisa makan dari acara jamuan pada perayaan HUT RI itu menuai sorotan.
Banyak yang merasa miris dengan ketimpangan sosial yang masih ada di negeri ini.
Di satu sisi, perayaan yang dihadiri pejabat berlangsung meriah dan penuh jamuan. Di sisi lain, masih banyak orang yang tak mampu yang harus mencari makanan dari sisa acara.
"Sabar ya dek, nanti besar jadi orang sukses," komentar akun @ugy***
"Di saat pejabat pesta pora, di situ lah rakyat sengsara," kata akun @mask***
Ada juga yang mempertanyakan urgensi menyediakan makanan berlimpah dalam acara-acara seremonial yang dibiayai dari anggaran negara.
"Masih terbungkus rapat dek, nggak apa-apa masih bisa dimakan. Tapi sedih juga, mereka pada buang-buang makanan, padahal masih banyak di luar sana yang kelaparan," kata akun @hikar***
"Itu makanan yang dibuang-buang pakai duit pajak kan ya?" komentar akun @wish***
"Besok-besok mending nggak usah disediain snack aja, itung-itung efisiensi dana," ujar akun @elda***
Perayaan HUT RI di Istana Negara Digelar Meriah
Sebelumnya perayaan HUT RI juga diselenggarakan di Istana Negara pada Minggu, 17 Agustus 2025.
Setelah upacara pengibaran bendera, serangkaian acara telah dipersiapkan untuk menghibur para tamu undangan.
Beberapa acara hiburan yang diselenggarakan di antaranya ada penampilan dari Silent Open Up yang membawakan lagu Tabola Bale hingga menggoyang satu Istana dan menjadi viral di media sosial.
Ada juga pertunjukan kesenian yang digelar di halaman Istana Merdeka, kemudian ada pesta rakyat yang diadakan di kawasan Monas.
Lalu pada malam harinya digelar Karnaval Kemerdekaan yang diikuti oleh instansi pemerintahan seperti kementerian dan instansi lainnya.
Karnaval tersebut berlangsung meriah dan ditutup dengan pertunjukkan kembang api dan drone.
Karnaval kemerdekaan itu juga sekaligus sebagai penanda berakhirnya rangkaian acara perayaan HUT RI-ke 80 yang dilaksanakan pada 17Agustus 2025.
Kontributor : Rizka Utami
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Benarkah Ada Program Sertipikat Tanah Gratis BPN di HUT RI ke-80?
-
Kemendagri Rayakan Puncak HUT ke-80 dengan Jalan Sehat dan Bazar Meriah di TMII
-
Skakmat Kaum Pesimis, Mahfud MD Paparkan Kemajuan Indonesia Sejak Merdeka yang Kerap Dilupakan
-
Heboh Video Ratusan Nasi Kotak Berserakan Diduga Menu HUT RI di Istana, Publik Murka: Efisienshit!
-
Ekspresi Patrick Kluivert saat Upacara HUT RI ke-80 Jadi Sorotan
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Fakta Baru CCTV: Korban Kecelakaan Maut Transjakarta di Pondok Labu Sempat Sempoyongan
-
Fokus Kerja Dulu: Meski Didukung Relawan, Prabowo Kirim Pesan Mengejutkan Jelang Pemilu 2029
-
Jadwal Mudik Gratis Pemprov Jakarta, Perjalanan Balik ke Ibukota Juga Gratis
-
Detik-Detik Mengerikan! Tembok Pagar Raksasa Ambruk di SMPN 182 Kalibata, Kok Bisa?
-
BMKG: Cuaca Hari Ini Hujan Lebat hingga Sangat Lebat Hampir di Semua Daerah
-
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
-
Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?
-
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama
-
PDIP Soroti Prajurit TNI di Bawah Kendali BOP: Beresiko Tinggi Secara Politik Maupun Militer