Suara.com - HUT RI ke-80 kali ini berbeda dengan tahun 2024 yang diperingati di Ibu Kota Nusantara atau IKN.
Padahal upacara peringatan detik-detik Proklamasi baru pertama kali digelar di IKN pada 2024.
Namun di tahun 2025, ketika jabatan Presiden telah diserahkan dari Joko Widodo ke Prabowo Subianto, upacara kemerdekaan kembali berlangsung di Istana Merdeka.
Presiden Prabowo menjadi inspektur upacara di Istana Merdeka pada Minggu, 17 Agustus 2025.
Sementara upacara di Kalimantan Timur dipimpin oleh Basuki Hadimuljono yang kini menjabat sebagai Kepala Otorita IKN.
Momen upacara untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-80 di IKN rupanya ramai jadi perbincangan di X.
Akun @MurtadhaOne1 membagikan video detik-detik sang saka merah putih diserahkan kepada petugas paskibraka.
Basuki Hadimuljono sebagai pemimpin upacara tampak mengenakan baju adat khas Dayak berwarna hitam.
Patung Istana Garuda IKN tampak megah dari kejauhan. Hanya saja penampakan rumput di lapangan tempat berlangsungnya upacara lebih bikin warganet salah fokus.
Baca Juga: Miris, Bocah Pungut Makanan Bekas Pejabat Usai Perayaan HUT RI ke-80
"Upacara Bendera Ulang Tahun RI ke 80 di Ibu Kota Nusantara, diperingati di lapangan yang bopeng-bopeng," tulis akun @MurtadhaOne1.
Rumput yang tidak tumbuh dengan rata alias bopeng-bopeng membuat biaya perawatan fasilitas di IKN dipertanyakan.
Sedangkan pada Juli 2025, Basuki Hadimuljono mengungkap pemerintah menanggung biaya pemeliharaan aset IKN mencapai Rp200 miliar hingga Rp300 mliar per tahun.
"Uang perawatan Rp 300 milyar pertahun itu ke mana ya?" sentil akun akun @MurtadhaOne1 yang mengundang komentar julid warganet lain.
"Loh emang uang perawatan harus digunakan ya? Bukannya untuk pengurusnya?" sahut akun @bigjay***.
"Cocok buat pertandingan sepakbola tarkam," balas akun @semiaj***.
Berita Terkait
-
Komarudin PDIP Usul Wapres Gibran Berkantor di IKN Agar Gedung Tak Mangkrak Usai Putusan MK
-
IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi
-
Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN
-
Ekonom UGM: Pemindahan Ibu Kota ke IKN Masuk Fase Ketidakpastian, Berisiko jika Dipaksakan Pindah
-
Guru Besar UMY Warning Pemerintah: Jangan Nekat Pindah ke IKN Kalau Belum Siap!
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara
-
Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau