"Harus ada surat izinnya, maaf ya," kata petugas Pamdal.
Akibat tidak memperoleh izin, pemantauan hanya dapat dilakukan dari area lobi Fraksi Partai Gerindra di lantai 17, yang kondisinya sudah lengang seiring jam kerja berakhir.
Jejak Kopi di Depan Ruang Kerja Satori
Penelusuran dilanjutkan ke lantai 21 Gedung Nusantara I, lokasi Fraksi Partai NasDem, untuk memeriksa ruang kerja Satori yang bernomor 2106.
Sama seperti di lantai sebelumnya, suasana di lobi fraksi menjelang waktu Magrib sudah terlihat sangat sepi.
Seorang petugas kebersihan yang ditemui di lantai tersebut memberikan konfirmasi mengenai kondisi ruangan Satori.
"Ruang 2106 ditutup udah nggak orang udah sepi," kata sang petugas yang ditemui Suara.com.
Pengecekan langsung ke lokasi membenarkan informasi tersebut.
Pintu ruangan dengan pelang nama 'Satori, S.PdI, MM' dan nomor '2106' itu tertutup rapat.
Baca Juga: KPK Pastikan Akan Panggil Satori dan Heri Gunawan Usai Jadi Tersangka Kasus Korupsi CSR BI
Tidak ada aktivitas apa pun yang terlihat dari dalam.
Pemandangan yang justru mencolok adalah deretan gelas berisi sisa kopi yang berjejer di depan pintu ruangan.
Bahkan, salah satu gelas kopi hitam di antaranya masih terlihat terisi penuh, menandakan aktivitas yang ditinggalkan secara tiba-tiba.
Di sekitar ruangan Satori, terdapat dua ruangan lain yang ditempati oleh anggota DPR dari Fraksi NasDem.
Setelah melakukan pengecekan di kedua lokasi tersebut, reporter Suara.com kembali turun meninggalkan Gedung Nusantara I.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung
-
Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini
-
Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!
-
Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi
-
Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!
-
Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura
-
Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!
-
Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan
-
Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?
-
Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka