Suara.com - Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan, akan menggandeng sejumlah dokter untuk terlibat dalam pemeriksaan dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di sekolah.
Dante mengatakan, dokter-dokter itu nantinya akan ditugaskan di sekolah tempat belajarnya dulu.
"Kita akan mengonsertasikan dokter-dokter alumni sekolah. Dokter-dokter alumni sekolah itu diajak, diundang untuk melakukan pemeriksaan pada adik-adiknya yang masih sekolah," kata Dante usai memantau pelaksanaan CKG di Kantor Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) di Jakarta, Selasa (19/8/2025).
Rencana menghadirkan dokter di sekolah lamanya itu baru saja dicetuskan oleh Menko PMK Pratikno saat acara tersebut. Sehingga Dante belum bisa memaparkan teknisnya lebib lanjut.
"Ini inisiatif dari Pak Menko yang mengingatkan ini," ujarnya.
Program CKG Sekolah itu ditargetkan untuk menyasar 53 juta pelajar secara nasional. Pemeriksaan CKG akan disesuaikan dengan jenjang pendidikan.
Siswa SD akan menjalani 13 jenis pemeriksaan, SMP 15 jenis, dan SMA kembali 13 jenis. Pemeriksaan darah akan dilakukan pada remaja putri di tingkat SMP dan SMA, serta remaja putra di tingkat SMA.
Ada delapan tes kesehatan yang dijalani siswa dalam progran CKG, di antaranya, skrining gigi, skrining telinga, skrining mata, skrining kesehatan jiwa, skrining kesehatan reproduksi, skrining kebugaran, risiko Thalasemia dan Diabetes Melitus (DM), risiko Tuberculosis (TB) dan kusta.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyarankan setiap kantor, pemerintah maupun swasta, untuk mengadakan cek kesehatan gratis (CKG) bagi karyawannya.
Baca Juga: Rahasia Work-Life Balance Terungkap! Menko PMK Ungkap Strategi Jitu Jaga Kesehatan Pegawai
CKG itu termasuk program utama pemerintah pusat, sehingga kantor-kantor bisa bekerja sama dengan fasilitas layanan kesehatan setempat.
Menurut Pratikno, banyak karyawan yang mungkin tidak sempat memanfaatkan program CKG karena kesibukan bekerja.
Padahal program itu yang telah diluncurkan sejak Februari 2025.
Melaksanakan CKG di kantor juga bertujuan untuk memantau kondisi kesehatan setiap pegawai.
Pratikno menekankan bahwa pelaksanaan CKG tidak hanya sebatas pemeriksaan kesehatan rutin, melainkan juga menjadi pintu masuk untuk meningkatkan kesadaran para pegawai terhadap pentingnya pola hidup sehat.
Berita Terkait
-
Intimidasi di RSUD Sekayu: Kisah Dokter Syahpri dan Air Mata Haru saat IDI Mendukung Penuh Kasusnya
-
Menkes Geram! Dokter Spesialis di Sumsel Dipaksa Lepas Masker dan Dianiaya Keluarga Pasien
-
Kesabaran dr Syahpri Dipuji, Kini Sosok Keluarga Pasien Pengintimidasi Dicari Publik
-
Siapa dr Syahpri? Dokter RSUD Sekayu Dipaksa Buka Masker-Diintimidasi Keluarga Pasien
-
12 Orang Terjerat Kasus Ijazah Palsu, Dokter Tifa Sebut Jokowi Salah Pilih Lawan: Jiwanya Pengecut!
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
- 5 Pilihan Sepatu Skechers Tanpa Tali untuk Jalan Jauh, Harga Mulai Rp500 Ribu
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
Rekayasa Lalin MRT Glodok-Kota Dimulai 10 Januari, Simak Rutenya
-
Said Iqbal Bongkar 'Janji Manis' KDM Soal Upah: Katanya Tak Ubah Rekomendasi, Faktanya Malah Dicoret
-
Mayoritas Publik Tolak Pilkada Lewat DPRD, Golkar: Mungkin Yang Dibayangkan Pilkada Model Orba
-
Jaksa Sebut Nadiem dan Pengacaranya Galau: Seolah Penegakan Hukum Tak Berdasarkan Keadilan
-
Sebut Politik Dinamis, Dede Yusuf Ungkap Alasan Demokrat 'Lirik' Pilkada Lewat DPRD
-
Perpendek Rentang Kendali, Pakar Usulkan Polri Dibagi Dua Wilayah: Barat dan Timur
-
Mengais Harapan dengan Kursi Roda: Logistik di Dapur Darurat Pasca-Banjir Aceh
-
Penerima MBG Tembus 55,1 Juta Orang, Kemenkes Perketat Awasi SPPG
-
Subsidi Dipangkas, Pemprov DKI Jamin Tarif Transjakarta hingga MRT Tak Bakal Melejit di 2026
-
Bidik Manipulasi Foto Asusila via Grok AI, Bareskrim: Deepfake Bisa Dipidana