Suara.com - Sebuah pengakuan blak-blakan datang dari pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang sontak membuat publik mengelus dada.
Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir, mengungkap fakta di balik pendapatan para anggota dewan yang terhormat. Informasi ini pun kemudian viral di media sosial dengan sejumlah tanggapan sinis dari netizen.
Meskipun ia bersikeras bahwa gaji pokok tidak mengalami kenaikan selama 15 tahun, namun gelontoran tunjangan dengan nominal fantastis kini mengalir deras ke kantong para wakil rakyat.
Yang paling mengejutkan adalah narasi yang ia gunakan untuk menjelaskan kenaikan ini.
Adies Kadir berseloroh bahwa penyesuaian berbagai tunjangan ini disetujui karena pemerintah, khususnya Menteri Keuangan, merasa "kasihan" dengan kondisi para anggota dewan.
“Mungkin Menteri Keuangan juga kasihan dengan kawan-kawan DPR. Jadi dinaikkan dan ini juga kami ucapkan terima kasih dengan kenaikan itu,” papar Adies di hadapan media, Selasa (19/8/2025).
Pernyataan yang bernada ironis ini menjadi pembuka dari rincian "kemewahan" baru yang diterima oleh anggota DPR periode 2024-2029.
Pos tunjangan yang paling mencolok adalah tunjangan perumahan, yang nilainya kini ditetapkan sebesar Rp50 juta per bulan untuk setiap anggota. Angka ini belum termasuk berbagai tunjangan lain yang juga ikut meroket.
Adies merinci lebih lanjut, tunjangan beras yang sebelumnya diterima sebesar Rp10 juta, kini naik menjadi Rp12 juta per bulan.
Baca Juga: Sentilan Tajam Joko Anwar Saat Nafa Urbach Bela Kenaikan Gaji DPR: Pilih yang Pinter
Selain itu, uang bensin untuk menunjang mobilitas anggota dewan juga mengalami kenaikan drastis.
“Tunjangan-tunjangan beras kami cuma dapat Rp12 juta dan ada kenaikan sedikit dari Rp10 juta kalau tidak salah. Tunjangan-tunjangan lain juga ada kenaikan sedikit-sedikit, bensin itu sekitar Rp7 juta yang tadinya kemarin sekitar 4-5 juta sebulan,” sebutnya.
Menurut Adies, kenaikan uang bensin tersebut masih belum seberapa jika dibandingkan dengan tingginya mobilitas anggota dewan.
“Walaupun mobilitas daripada kawan-kawan dewan lebih dari itu setiap bulannya,” dalihnya.
Akibat dari penyesuaian berbagai tunjangan ini, total pendapatan bersih (take home pay) yang dibawa pulang setiap anggota dewan setiap bulannya melonjak signifikan.
Adies membeberkan, jika sebelumnya total pendapatan bersih ada di angka Rp58 juta, kini angkanya sudah menembus level psikologis baru.
Tag
Berita Terkait
-
Sentilan Tajam Joko Anwar Saat Nafa Urbach Bela Kenaikan Gaji DPR: Pilih yang Pinter
-
Usai Ungkap Tunjangan Bensin-Beras DPR Naik, Adies Kadir Ralat Ucapan: Semoga Tak jadi Polemik!
-
Beda Nasib Wakil dan Rakyat: Tunjangan DPR Naik, Masyarakat Main Terhimpit Ekonomi
-
Heboh Isu Gaji DPR RI Rp100 Juta, Begini Perbandingan dengan Malaysia dan Singapura
-
Kesenjangan Pendapatan: Gaji dan Tunjangan DPR Capai Puluhan Juta, UMP Tertinggi Hanya Rp5,3 Juta
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
Terkini
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Tegaskan Kedaulatan NKRI dan Tolak Intervensi Asing atas Venezuela
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Desak Pilkada Tetap Langsung Dipilih Rakyat, Usul Ada E-voting
-
Polisi Periksa 12 Saksi Kasus Teror DJ Donny dan Influencer, Kapan Pelaku Ditangkap?
-
Ketua KONI Ponorogo Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Bupati Nonaktif Sugiri Sancoko
-
Libatkan Ahli, Polisi Bedah Batas Kebebasan Berekspresi dalam Kasus Mens Rea Pandji Pragiwaksono
-
Prabowo Duga Ada Kekuatan Asing Bayar Segelintir Orang untuk Mengejek
-
Bantah Tak Kooperatif, Legislator Bekasi Nyumarno Sambangi KPK: Undangan Tak Sampai ke Alamat KTP
-
Prabowo Janjikan Kampus Kedokteran Gratis
-
50 Medsos Lokal Ramaikan ISMN Yogyakarta Meetup 2026, Bahas Kolaborasi di Era Digital
-
Diduga Disambar Petir, Lantai 5 Tzu Chi School PIK Terbakar: Kerugian Ditaksir Rp200 Juta