Hingga berita ini ditulis, Habiburokhman belum menanggapi video yang menudingnya menggunakan hak rakyat miskin yaitu tabung LPG 3 kilogram.
Profil dan Kekayaan Habiburokhman
Habiburokhman merupakan politisi kelahiran Lampung, 17 September 1974, yang kembali terpilih menjadi anggota DPR periode 2024 hingga 2029.
Dipilih masyarakat dapil DKI Jakarta I, Habiburokhman di periode ini menjabat sebagai Ketua Komisi III DPR RI dan Ketua Fraksi Gerindra di MPR RI.
Sebagai informasi, Komisi III DPR membawahi bidang hukum, HAM, dan keamanan.
Saat kuliah S1 di Universitas Lampung dan S2 di Universitas Indonesia, Habiburokhman memang belajar hukum.
Sedangkan Program Doktoral Ilmu Hukum diselesaikan Habiburokhman di Universitas Sebelas Maret.
Selain menjadi politisi, Habiburokhman juga mendirikan Serikat Pengacara Rakyat (SPR) dan Kantor Hukum Bisnis Habiburokhman & Co.
Karier politisi Habiburokhman dimulai pada 2010 dengan menjadi kader sekaligus Ketua Bidang Advokasi Partai Gerindra.
Habiburokhman terakhir kali menyetorkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 5 April 2024 periodik 2023.
Baca Juga: Komentari Gaji DPR Naik, Jerome Polin Soroti Tunjangan Pajak dan Rumah
Sebagai anggota DPR RI dari fraksi Partai Gerindra, Habiburokhman mengungkap hartanya nyaris Rp10 miliar.
Sejak mencalonkan diri sebagai anggota DPR pada 2018, kekayaan Habiburokhman terus bertambah secara signifikan mulai Rp3 miliar, Rp5 miliar, Rp8 miliar, hingga yang terbaru nyaris Rp10 miliar.
Yang menarik, Habiburokhman seharusnya menyetorkan LHKPN untuk periodik 2024, tetapi belum ditemukan di laman elhkpn.kpk.go.id hingga Rabu, 20 Agustus 2025.
Kekayaan Habiburokhman terdiri dari tanah dan bangunan di delapan lokasi yang berbeda.
Di antaranya tanah dan bangunan di Bekasi, Bogor, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur, serta tanah di Lampung, totalnya mencapai Rp8,2 miliar.
Habiburokhman hanya punya satu mobil yaitu Toyota Alphard tipe G tahun 2022 senilai Rp1 miiar.
Dengan kas dan setara kas Rp500 juta, Habiburokhman tak memiliki utang sehingga kekayaannya tepat di angka Rp.9.675.710.000.
Kontributor : Neressa Prahastiwi
Berita Terkait
-
Komentari Gaji DPR Naik, Jerome Polin Soroti Tunjangan Pajak dan Rumah
-
Habiburokhman Masak Mie Instan Pakai Gas 3kg Tuai Cibiran: Ikut Menikmati Subsidi untuk Rakyat
-
Heboh Gaji Anggota DPR Naik, Kekayaan Kris Dayanti Melonjak Sejak Duduk di Senayan
-
5 Anggota DPR 2024-2029 Terkaya: Ada yang Hartanya Rp2,6 Triliun, Lebih Tajir dari Prabowo
-
Pasha Ungu dari Partai Apa? Tak Ikut Joget bareng Anggota DPR di Tengah Isu Naik Gaji
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung
-
Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini
-
Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!
-
Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi
-
Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!
-
Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura
-
Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!
-
Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan
-
Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?
-
Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka