Suara.com - Jagat maya dihebohkan dengan video syur seorang wanita yang dinarasikan sebagai juru bicara (jubir) perusahaan tambang di Morowali, Sulawesi Tengah, dengan pria Warga Negara Asing (WNA) asal China.
Video berdurasi total lebih dari 7 menit ini menyebar cepat di berbagai platform media sosial, memicu rasa penasaran dan perburuan link di kalangan warganet, khususnya generasi milenial dan anak muda.
Namun di balik hiruk pikuk pencarian link tersebut, apa sebenarnya yang menjadi magnet utama rasa penasaran publik?
Kehebohan ini bermula dari unggahan di grup-grup media sosial seperti Facebook dan menyebar melalui pesan berantai di aplikasi WhatsApp.
Warganet dengan cepat melabeli video ini sebagai "Jubir Tambang Morowali vs Pria China", membuatnya semakin viral.
Dari informasi yang beredar, video asusila ini terdiri dari dua bagian dengan durasi yang berbeda yakni video pertama berdurasi sekitar 7 menit 11 detik, menampilkan seorang wanita yang diduga jubir tersebut sedang berbaring di atas kasur tanpa busana sambil melakukan panggilan telepon.
Tak lama, seorang pria WNA menghampirinya dan melakukan tindakan sensual sambil merekam adegan tersebut.
Lalu video kedua berdurasi lebih pendek, sekitar 55 detik, yang menampilkan adegan yang lebih intim dan vulgar layaknya hubungan suami istri.
Lokasi pengambilan video diduga berada di sebuah mess atau kontainer yang identik dengan kawasan industri pertambangan, yang semakin menguatkan narasi yang beredar.
Baca Juga: Berisiko, Mengapa Video Wanita Jubir Tambang Morowali vs Pria China Tetap Dicari?
Siapa Sosok Pemeran?
Faktor utama yang mendorong masifnya pencarian link video ini adalah identitas kedua pemeran.
Narasi yang terbangun menyebutkan pemeran wanita adalah jubir sebuah perusahaan kontraktor tambang, sementara pemeran pria adalah pekerja asing asal China.
Status pekerjaan dan latar belakang yang spesifik inilah yang menjadi "bumbu penyedap" dan membuat warganet semakin penasaran.
Pertanyaan-pertanyaan seperti "Siapa nama jubir tersebut?", "Di perusahaan mana dia bekerja?" dan "Siapa sosok pria WNA itu?" ramai dilontarkan di kolom-kolom komentar dan mesin pencari.
Pihak kepolisian pun turun tangan untuk menyelidiki kasus peredaran video dan identitas pemeran di dalamnya.
Berita Terkait
-
Perusahan Tambang Asal Australia Nunggak Hak Karyawan RI Rp 600 Miliar
-
Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi
-
Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas
-
DPR Sebut Tragedi di Kawasan IMIP Alarm Nasional, Desak Evaluasi Total Tata Kelola Lingkungan
-
Jakarta Juara Sampah Plastik, Tapi Morowali Tertinggi Per Kapita Imbas Ledakan Industri Nikel
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
-
Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres
-
'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel
-
Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi
-
Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan
-
Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks
-
Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia