Tetapi panggilan telepon tidak tersambung bahkab pesan melalui aplikasi WhatsApp yang terkirim hanya menunjukan centang satu.
"Pita (Meta Ayu) tidak dapat menghubungi suaminya Daru karena WA-nya tidak aktif dan hanya centang satu," kata Dwi di Kota Yogyakarta, Sabtu (23/8/2025).
Merasa khawatir, Meta Ayu kemudian mencoba menghubungi penjaga kos Arya, Siswanto. Namun, nomor telepon Siswanto tidak bisa menerima pesan WhatsApp.
Sekitar pukul 00.14 WIB pada 8 Juli, Meta Ayu memutuskan menghubungi Polsek Menteng melalui nomor resmi 021-31926390.
"7 kali istrinya menghubungi Polsek Menteng," kata Dwi.
Menurut Dwi, nomor tersebut hingga kini masih aktif dan terdaftar sebagai nomor Polsek Menteng. Namun, pada malam kejadian, tidak ada satu pun respons dari pihak kepolisian.
Setelah panggilan tak kunjung direspons, Meta Ayu kembali meminta bantuan Siswanto untuk mengecek kamar suaminya.
Pagi harinya, Siswanto akhirnya membuka kamar Arya Daru dan menemukan sang diplomat muda sudah tidak bernyawa dengan kondisi kepala terlilit lakban.
Meski begitu, hasil penyelidikan awal polisi menyebut tidak ada unsur pidana dalam kasus kematian Arya Daru.
Baca Juga: Derita Ayah Arya Daru: Kehilangan Anak Semata Wayang di Saat Istri Berjuang Melawan Kanker
Polisi memastikan Arya meninggal dunia tanpa adanya keterlibatan pihak lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru
-
Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni
-
Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden
-
Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO
-
Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau
-
Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja
-
Gagah! Sapi Kurban 'Kelas Berat' 1 Ton Milik Prabowo Tiba di Masjid Istiqlal
-
Siapa Prihatini Cs? Peneliti yang Diduga Tipu Pakar Dunia di Denmark Ternyata Bukan Dosen Lokal
-
Skandal Riset Palsu Demi Travel Grant, UNY Benarkan Rivaldy dan Prihantini Adalah Alumni
-
Pemkab Mojokerto Kucurkan Dana Rp7,5 Miliar untuk Insentif 6 Ribu Guru TPQ