Aset Disita: Uang hasil pemerasan tersebut diduga digunakan untuk membeli berbagai aset, termasuk mobil, rumah, dan tanah.
Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menyatakan bahwa praktik ini sangat merugikan para buruh, di mana biaya pemerasan sebesar Rp6 juta bisa mencapai dua kali lipat Upah Minimum Regional (UMR) mereka.
Dari Relawan Garis Keras ke Kursi Wamenaker
Sebelum menjabat sebagai Wamenaker, nama Immanuel Ebenezer dikenal luas sebagai Ketua Umum Relawan Jokowi Mania (Joman).
Ia adalah salah satu pendukung militan Joko Widodo pada Pilpres 2019. Menjelang Pilpres 2024, Noel sempat mengubah arah dukungannya sebelum akhirnya bergabung dengan Partai Gerindra dan maju sebagai calon legislatif, meski gagal melenggang ke Senayan.
Meski demikian, Presiden Prabowo Subianto kemudian menunjuknya untuk menduduki posisi strategis sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan.
Penunjukannya yang dinilai sebagai bagian dari "bagi-bagi kursi" kini menjadi sorotan tajam setelah ia ditetapkan sebagai tersangka korupsi.
Presiden Prabowo pun bergerak cepat dengan menandatangani keputusan presiden untuk memberhentikan Noel dari jabatannya.
Momen tangisan Noel di KPK langsung menjadi santapan empuk netizen.
Baca Juga: Nangis Minta Amnesti Presiden, Padahal Immanuel Ebenezer Dulu Nyindir Prabowo Begini
Kolom komentar di berbagai platform media sosial dibanjiri respon sinis dan pedas.
Banyak yang menganggap tangisannya bukan cerminan penyesalan, melainkan kekecewaan karena perbuatannya terbongkar.
Beberapa komentar menohok dari netizen antara lain:
"Dia menangis karena ketahuan, bukan karena penyesalan(emoji ketawa) makasihh Man teman wartawann, sudah mewakili(emoji ketawa)," kata akun @ri***aq.
"Nangis, karena bakalan ngojol lagi," ungkap @ha***18.
"Dijebak lah. Di jadiin tumbal lah. Intinya kalo seneng diem, kalo keciduk merasa paling tersakiti," cuit @_i***nn.
"Hina ya (emoji ketawa).. waktu jadi pejabat gayanya selangit..," timpal @ba***an.
"Jokowi Mania (emoji ketawa)," imbuh @sa***lz.
Kontributor : Mira puspito
Tag
Berita Terkait
-
Nangis Minta Amnesti Presiden, Padahal Immanuel Ebenezer Dulu Nyindir Prabowo Begini
-
Apa Itu Amnesti? Immanuel Ebenezer Ngarep Keringanan Hukuman dari Prabowo
-
Viral! Dedi Mulyadi Sebut Rakyat Sama Serakahnya dengan Politisi Korup
-
Jejak Karier Immanuel Ebenezer: Dari Driver Ojol hingga Wamenaker yang Terjerat OTT KPK
-
Profil Irvian Bobby: 'Sultan' Kemnaker Penguasa Duit Rp69 M di Skandal K3, Siapa Dia Sebenarnya?
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus
-
Ke Mana Febrie Adriansyah Setelah Penggeledahan Besar-besaran? Kejagung: Jangan Tanya Saya!
-
Prabowo Akan Anugerahkan Bintang Jasa kepada Pejabat yang Berjasa Kembangkan B50
-
Mengenal Istilah 'Bangsa Kepiting', Analogi yang Dipakai Prabowo untuk Sifat Saling Menjatuhkan
-
Bukan Teror Tembakan! BGN Pastikan Kaca Kantor Pecah Akibat Cuaca Panas Ekstrem
-
KPK Ungkap Modus Eks Bupati Kuansing Sunat SHU Petani KUD untuk Suap Menteri Kehutanan
-
Anggaran Seret, Pemerintah Larang Pemda Rumahkan PPPK
-
Tarik-tarikan HP dengan Tentara di Kejagung, Wartawan Tempo Alami Intimidasi dan Trauma
-
Mendagri Tegaskan Komitmen Integrasikan Data Kemendagri ke Satu Data Indonesia
-
Sempat Dijaga Ketat Brimob, Situasi Mabes Polri Kamis Malam Kini Terpantau Normal