Suara.com - Kasus pembunuhan sadis yang menyeret anggota polisi Bripda Alvian Maulana Sinaga terhadap kekasihnya, Putri Apriyani (21), terus mengungkap fakta-fakta baru yang mengejutkan. Setelah menjadi buron selama lebih dari dua pekan, pelariannya akhirnya terhenti.
Merangkum pemberitaan terkini, berikut adalah deretan fakta terkini dan paling krusial mengenai kasus yang menggemparkan publik Indramayu ini:
1. Pelarian Lintas Pulau Berakhir di NTB
Setelah menghabisi nyawa Putri Apriyani di sebuah kamar kos di Indramayu, Bripda Alvian langsung melarikan diri dan menjadi buronan. Perburuannya berakhir ratusan kilometer jauhnya di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Tim gabungan kepolisian berhasil meringkusnya di sebuah saung di wilayah Kecamatan Hu'u, Kabupaten Dompu, pada Sabtu (23/8/2025). Video amatir penangkapannya yang dramatis oleh sejumlah polisi berpakaian preman pun viral di media sosial.
2. Terancam Hukuman Mati
Kejahatan yang dilakukan Bripda Alvian tergolong sangat sadis. Ia tidak hanya membunuh tetapi juga mencoba membakar jenazah korban untuk menghilangkan jejak.
Atas perbuatannya, ia kini terancam dijerat dengan pasal pembunuhan berencana. Plh Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Irfan Nurmansyah, mengonfirmasi penangkapan tersebut.
"Yang sudah diamankan (terduga pembunuhan Putri) di NTB,” ujar Irfan.
Baca Juga: Siapa Bripda Alvian? Anggota Polisi yang Tega Bunuh Kekasih dengan Keji
Jika terbukti melakukan pembunuhan berencana sesuai Pasal 340 KUHP, Bripda Alvian menghadapi ancaman hukuman maksimal, yakni hukuman mati.
3. Langsung Dipecat Tidak Hormat dari Kepolisian
Institusi Polri bergerak cepat memberikan sanksi tegas. Tak lama setelah kasus ini mencuat dan Bripda Alvian ditetapkan sebagai tersangka utama, sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) langsung dijatuhkan.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan membenarkan bahwa Bripda Alvian telah dipecat dari instansi kepolisian oleh Propam Polda Jabar, menandakan akhir dari karirnya sebagai abdi negara.
4. Penyebab Kematian Bukan Terbakar, Tapi Kehabisan Napas
Fakta mengerikan terungkap dari hasil autopsi jenazah Putri Apriyani. Meskipun ditemukan dalam kondisi gosong pada bagian wajah dan rambut, penyebab utama kematiannya bukanlah karena luka bakar.
Berita Terkait
-
Siapa Bripda Alvian? Anggota Polisi yang Tega Bunuh Kekasih dengan Keji
-
Jejak Pelarian Bripda Alvian Berakhir di NTB, Detik-detik Penangkapan Polisi Pembunuh Putri Apriyani
-
Mengerikan! Mayat Wanita di Lombok Barat Dicor di Sumur, Pemilik Rumah Dicokok Polisi
-
Kasus Munir Mati Suri di Tangan Komnas HAM, Aktivis: Laporannya Entah ke Mana!
-
Pembunuhan Munir Tak Kunjung Ditetapkan Sebagai Pelanggaran HAM, Komnas Dinilai Lakukan Impunitas!
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Duduk Perkara Duel Maut Selebgram Brunei di Blok M: Cuma Gara-gara Ditegur, Nyawa Melayang
-
Donald Trump: Tidak Ada Satu Negara Pun Boleh Kendalikan Selat Hormuz
-
Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran di Jabar, Binokasih Mulang Salaka Tandai Pembukaan di Sumedang
-
Hutan Bukan Milik Negara: Mengapa Masyarakat Adat Papua Menolak Skema Perhutanan Sosial?
-
Eks Tapol Bongkar Ngerinya Siksaan 'Ular Listrik' Rezim Jokowi: Ada Ojol Disiksa Sampai Mata Copot
-
Kepala Ditindih TV Rusak! Siswi SD Makassar Tewas di Toilet Rumah Kosong Usai Diperkosa Tetangga
-
Kata Abu Janda Usai Dipolisikan Sebut Sumbar 'Barbar': Kalau Dasarnya Sudah Benci ya Susah
-
Api Misterius di Sleman Masih Muncul, Pemilik Rumah Ngaku Sudah Sempat Didatangi Dukun
-
Akbar Husein Kenang Kerusuhan 21-22 Mei 2019 di Bawaslu: Ada Koordinasi Aktivis hingga Purnawirawan
-
Harga Minyak Langsung Ugal-ugalan Usai Amerika Serang Iran Lagi