Suara.com - Sebuah unggahan akun Facebook “Dwi Ananta” pada Rabu , 13 Agustus 2025 menampilkan video yang diklaim berisi pernyataan pengunduran diri Bupati Pati, Sudewo.
Dalam video itu, terdengar seseorang membacakan teks menyerupai surat pengunduran diri dengan kalimat:
“Saya yang bertandatangan di bawah ini adalah nama Haji Sudewo, S.T., M.T., jenis kelamin laki-laki, agama Islam, pekerjaan Bupati Pati Periode 2024-2029... Dengan ini menyatakan... saya mengundurkan diri dari jabatan saya sebagai Bupati Pati...”
Unggahan tersebut juga diberi takarir:
“Tgl 13 Agustus 2025. Bapak Bupati Sudewo resmi mundur dari jabatan Bupati Pati.”
Hingga Selasa, 19 Agustus 2025, video ini telah mendapat lebih dari 6.000 tanda suka dan 570 komentar.
Namun, benarkah Bupati Sudewo telah mengundurkan diri dari jabatannya?
Melansir dari TurnBackHoax.id, tim pemeriksa fakta menelusuri video dengan Google Lens.
Hasilnya, konteks asli video tersebut adalah momen perwakilan pendemo yang membacakan draf surat tuntutan agar Sudewo mundur dari jabatannya.
Baca Juga: CEK FAKTA: Hoaks Sri Mulyani Umumkan Program Pemutihan Pinjol dari OJK, Waspada Modus Penipuan!
Video serupa juga diunggah kanal YouTube MerdekaDotCom, yang memberi keterangan bahwa peristiwa itu terjadi saat demonstrasi warga pada Rabu, 13 Agustus 2025.
Aksi tersebut dipicu kenaikan drastis Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen.
Demo di depan Pendopo Kabupaten Pati itu sempat ricuh akibat bentrokan dengan polisi.
Lebih lanjut, TurnBackHoax menelusuri kata kunci “Bupati Sudewo mengundurkan diri” di mesin pencarian.
Hasil teratas mengarah ke artikel detik.com berjudul “Pernyataan Lengkap Bupati Pati Tolak Mundur dari Jabatan” (13/8/2025).
Dalam berita tersebut, Sudewo menegaskan bahwa ia tidak akan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai bupati.
“Tuntutan sudah disampaikan tadi. Kalau saya dipilih oleh rakyat secara konstitusional, secara demokratis. Jadi tidak bisa saya harus berhenti dengan tuntutan itu, semua ada mekanisme,” kata Sudewo, disadur dari sumber yang sama.
Unggahan video dengan klaim “pernyataan pengunduran diri Bupati Sudewo” merupakan konten menyesatkan (misleading content).
Faktanya, yang dibacakan dalam video adalah draf tuntutan pendemo, bukan pernyataan resmi Sudewo.
Bupati Pati itu sendiri menegaskan bahwa ia tidak akan mundur dari jabatannya dan semua proses harus sesuai mekanisme konstitusional.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?