Suara.com - Sikap Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. dr. Ova Emilia, yang pasang badan membela keaslian ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi) berujung menjadi bumerang. Alih-alih meredam polemik, pernyataannya justru memantik amarah netizen yang tanpa ampun menguliti masa lalunya.
Hasil "investigasi" digital warganet ini membongkar sebuah fakta mengejutkan: Ova Emilia ternyata pernah tercatat sebagai salah satu tergugat dalam kasus perdata senilai Rp29 miliar terkait bank gagal.
Sontak, borok lama ini kembali mencuat dan menjadi bola liar yang dikaitkan dengan pembelaannya terhadap Jokowi.
Di tengah panasnya perdebatan soal ijazah, jejak digital kasus hukum yang menyeret nama orang nomor satu di UGM itu pun viral, memicu berbagai spekulasi pedas dari netizen di platform X (sebelumnya Twitter).
Terseret Kasus Bank Gagal Rp29 Miliar
Jauh sebelum polemik ijazah Jokowi memanas, nama Ova Emilia terseret dalam sebuah kasus hukum serius. Ia, bersama beberapa pihak lain, digugat oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) terkait kegagalan PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Tripilar Arthajaya.
LPS menuntut ganti rugi sebesar Rp29,13 miliar kepada para mantan pengurus dan pemegang saham bank tersebut, di mana nama Ova Emilia tercatat sebagai salah satu tergugat.
Gugatan ini diajukan karena para tergugat dinilai telah melakukan perbuatan melawan hukum yang menyebabkan kerugian bagi LPS.
Menanggapi kasus yang kembali viral, Ova Emilia pernah angkat bicara pada November 2022. Ia mengakui bahwa kasus tersebut merupakan urusan bisnis keluarga yang prosesnya sudah berjalan lama sejak 2006.
Baca Juga: Pilih Bungkam, Bahlil Lahadalia Malah Melengos Jawab yang Lain usai Ditanya Kasus Noel, Mengapa?
"Itu merupakan urusan bisnis keluarga yang prosesnya panjang dan sudah berlangsung sejak 2006 dan sampai sekarang masih berproses," ujar Ova.
"Tentu saja kami akan bertanggung jawab atas putusan apapun yang dijatuhkan MA dalam gugatan perdata tersebut," tambahnya kala itu.
Pembelaan Ijazah Jokowi yang Berbuntut Panjang
Kegaduhan ini bermula ketika Rektor UGM secara terbuka dan berulang kali menegaskan bahwa Presiden Jokowi adalah alumni sah Fakultas Kehutanan UGM.
Dalam sebuah pernyataan resmi, Ova Emilia memastikan bahwa UGM memiliki seluruh dokumen otentik terkait riwayat akademik Jokowi.
"UGM mengikuti perkembangan di masyarakat terkait adanya pihak yang mempertanyakan keaslian ijazah seorang alumni UGM yang bernama Joko Widodo,” kata Ova Emilia.
Berita Terkait
-
Pilih Bungkam, Bahlil Lahadalia Malah Melengos Jawab yang Lain usai Ditanya Kasus Noel, Mengapa?
-
Drama Air Mata Noel Ebenezer jadi Bahan Olok-olok, Eks Pimpinan KPK: Nangis Bos!
-
Ngemis-ngemis Amnesti ke Prabowo, Legislator Golkar Malah Sebut Permintaan Noel Aneh, Mengapa?
-
Kuliti Modus Noel dkk Cekik Buruh, Eks Penyidik KPK Geleng-geleng: Matematika Korupsinya Dahsyat!
-
Juluki Irvian Bobby 'Sultan' Kemenaker, Modus Noel Ebenezer Palak Rp3 Miliar buat Renovasi Rumah!
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?
-
Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
-
Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap
-
Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma
-
Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis
-
Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua