Suara.com - Video dosen lempar skripsi mahasiswa di Universitas Nias (Unias) viral di media sosial. Kejadian yang memicu keributan ini terekam dalam video berdurasi singkat dan ramai dibagikan di media sosial pada Selasa (26/8/2025).
Video tersebut memperlihatkan ketegangan antara seorang dosen perempuan dan sekelompok mahasiswa yang tengah meminta tanda tangan tugas akhir mereka.
Dalam video yang diunggah akun X @acakadulltsszz, terlihat seorang mahasiswa melampiaskan amarahnya dengan menendang meja dan lemari di ruang dosen usai skripsinya dilempar ke lantai.
“Dosen pembimbing melempar skripsi ke lantai yang membuat mahasiswa ngamuk,” tulis akun tersebut.
Keributan ini disebut terjadi setelah mahasiswa merasa kesulitan mendapatkan tanda tangan dosen pembimbing untuk melanjutkan proses skripsi.
Mereka mengaku sudah menunggu tanda tangan selama seminggu, namun tak kunjung dilayani. Saat kembali menemui dosen tersebut, skripsi mereka malah dibuang ke lantai sehingga memicu kemarahan.
Pihak kampus akhirnya angkat bicara. Dalam klarifikasi resmi Universitas Nias pada Senin (25/8/2025), kejadian ini disebut berawal dari masalah administrasi pendaftaran yudisium yang melewati batas waktu. “Kejadian berawal dari proses pendaftaran yudisium yang ditolak Ketua Program Studi S1 Manajemen karena melewati batas waktu,” tulis pernyataan resmi universitas.
Universitas Nias menegaskan, pertemuan mediasi telah dilakukan antara dosen dan mahasiswa. Para mahasiswa yang terlibat mengakui kesalahannya, meminta maaf secara lisan maupun tertulis, serta bersedia memperbaiki fasilitas kampus yang rusak.
Pihak kampus juga akan memberikan pembinaan kepada dosen dan tenaga kependidikan yang terlibat sesuai dengan mekanisme kode etik dosen.
Berikut lima fakta lengkap terkait insiden dosen lempar skripsi yang viral di media sosial.
1. Video Viral di Media Sosial
Insiden ini pertama kali mencuat ke publik melalui video berdurasi singkat yang diunggah akun X @acakadulltsszz pada Selasa (26/8/2025). Video itu memperlihatkan seorang dosen perempuan yang diduga membuang skripsi mahasiswa ke lantai.
Rekaman tersebut sontak menyebar luas, memicu beragam reaksi warganet, dan menjadi perbincangan nasional. Banyak pengguna media sosial mengecam aksi dosen sekaligus perilaku emosional mahasiswa yang terekam dalam video.
2. Mahasiswa Mengaku Menunggu Selama Seminggu
Sebelum kejadian, mahasiswa yang terlibat mengaku sudah menunggu tanda tangan dosen pembimbing selama seminggu penuh untuk melanjutkan proses penyelesaian skripsi mahasiswa.
Berita Terkait
-
Dari Minuman Kekinian hingga Dessert Estetik, Ini Dia Tren Kuliner Viral 2025
-
Apa itu TheoTown? Game Viral yang Bisa Simulasikan Rasanya Jadi Pemimpin Rezim
-
5 Sindiran Politik Tajam Pandji Pragiwaksono dalam 'Mens Rea' yang Viral
-
Prabowo Komentari Podcast di Sosial Media: Banyak Pakar Bicara Asal
-
Dari Fotokopi ke AI: Mengapa Kecurangan Skripsi Terus Hidup di Tiap Zaman?
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter
-
Arahan Megawati ke Kader PDIP: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Data, Bukan Emosi
-
Sikap Politik PDIP: Megawati Deklarasikan Jadi 'Kekuatan Penyeimbang', Bukan Oposisi
-
PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: Bertentangan dengan Putusan MK dan Semangat Reformasi
-
KPK Segera Periksa Eks Menag Yaqut dan Stafsusnya Terkait Korupsi Kuota Haji
-
Diperiksa 10 Jam, Petinggi PWNU Jakarta Bungkam Usai Dicecar KPK soal Korupsi Kuota Haji
-
KPK Periksa Petinggi PWNU Jakarta, Dalami Peran Biro Travel di Kasus Korupsi Haji
-
Kuasa Hukum Roy Suryo Sebut Kunjungan Eggi Sudjana ke Solo 'Bentuk Penyerahan Diri'
-
PDIP Kritik Pemotongan Anggaran Transfer, Desak Alokasi yang Adil untuk Daerah