Suara.com - Rekonstruksi kasus pembunuhan istri yang diduga dilakukan seorang oknum anggota TNI di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, menjadi sorotan publik.
Bukan hanya karena kasusnya yang tragis, tetapi juga sikap pelaku yang dinilai tak menunjukkan rasa bersalah sedikit pun.
Momen tersebut viral setelah dibagikan akun Instagram @perspekshit pada Selasa, 26 Agustus 2025.
"Anggota TNI yang bunuh istrinya tanpa ada rasa salah dan takut ketika diteriaki warga," tulis akun tersebut sebagai keterangan video.
"Acungkan jari tengah waktu rekonstruksi," sambungnya.
Dalam video yang beredar, pelaku tampak mengenakan baju oranye khas tahanan dengan wajah ditutup kain hitam dan tangan terborgol.
Saat keluar rumah bersama petugas kepolisian yang mendampinginya, lelaki tersebut malah berani mengacungkan jari tengah ke arah warga yang menyaksikan jalannya rekonstruksi.
Aksi tersebut sontak memancing teriakan dan kemarahan masyarakat sekitar. Netizen yang melihat video tersebut juga tak kuasa menahan amarah mereka.
"Enggak ketolong, anj," komentar akun @zas***.
Baca Juga: Tragedi Berdarah di Berau: Suami Bunuh Istri Hamil dan 2 Anak Balitanya Pakai Parang
"Bahaya nih kalau dilepas," ujar akun @noo***.
"Hadeuh, semakin banyak aja orang yang stres ya," imbuh akun @fit***.
Untuk diketahui, kasus ini berawal pada 23 Juli 2025 lalu, ketika Serma Tengku Dian Anugrah diduga tega menghabisi nyawa istrinya, Astri Gustina Yolanda di rumah mereka di Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang.
Motif sementara disebut karena konflik rumah tangga yang berkepanjangan dan masalah ekonomi. Usai kejadian, pelaku sempat melarikan diri namun berhasil ditangkap di Bandara Kualanamu oleh tim Polisi Militer Kodam I/BB.
Pihak militer melalui Denpom I/5 Medan telah menggelar rekonstruksi pada Senin, 25 Agustus 2025 dengan delapan adegan, termasuk saat pelaku mengambil sangkur hingga menusuk korban di teras rumah. Namun sikap pelaku saat rekonstruksi justru menjadi sorotan utama.
Alih-alih menunjukkan penyesalan, dia malah tampak menantang warga. Perilaku ini pun memicu amarah netizen yang ramai-ramai mengecam tindakan anggota TNI tersebut di media sosial.
Berita Terkait
-
Mimpi Gadis 18 Tahun Jadi Korban TPPO: Terjebak di Kamboja, Keluarga Meratap Minta Rp130 Juta
-
Banyak yang Geram, Unggahan Pencuri Ubi di Deli Serdang Dibakar ASN Dilihat 1,7 Juta Kali
-
Polda Sumut Bantah Oknum Brimob Bakar Pencuri Ubi, Sebut Hanya Menempeleng
-
Penodong Senpi dan Pembakar Pencuri Ubi di Deli Serdang Ditangkap, 1 ASN
-
Viral Pria Dituduh Curi Ubi di Deli Serdang Diduga Dianiaya dan Dibakar Oknum ASN, Polisi Selidiki
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Donald Trump Makin Berani! Ketua The Fed Jerome Powell Dihadapkan Kasus Kriminal
-
Gegara Bobby Nasution Tak Dipanggil, Boyamin MAKI Temui Dewas KPK Bawa Bukti Rekaman Sidang
-
PDIP Desak Reformasi Total Polri: Hapus Dwifungsi dan Perkuat Pengawasan Eksternal
-
Tutup Rakernas I, PDIP Resmi Tegaskan Posisinya Sebagai Partai Penyeimbang: Kawal Pemerintahan
-
Permohonan RJ Eggi Sudjana Masuk, Polda Metro Tunggu Kesepakatan Pelapor di Kasus Ijazah Jokowi
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Tegaskan Kedaulatan NKRI dan Tolak Intervensi Asing atas Venezuela
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Desak Pilkada Tetap Langsung Dipilih Rakyat, Usul Ada E-voting
-
Polisi Periksa 12 Saksi Kasus Teror DJ Donny dan Influencer, Kapan Pelaku Ditangkap?
-
Ketua KONI Ponorogo Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Bupati Nonaktif Sugiri Sancoko
-
Libatkan Ahli, Polisi Bedah Batas Kebebasan Berekspresi dalam Kasus Mens Rea Pandji Pragiwaksono