Suara.com - Nama Ahmad Sahroni, sang "Crazy Rich Priok" yang dikenal ceplas-ceplos dan flamboyan, harus berakhir tragis di panggung politik Partai NasDem.
Keputusan Ketua Umum Surya Paloh untuk menonaktifkannya dari kursi DPR RI menjadi puncak dari serangkaian drama dan kontroversi yang diciptakannya sendiri.
Bagi publik, pemecatan ini mungkin terlihat tiba-tiba.
Namun, jika kita menengok ke belakang, ini adalah akumulasi dari berbagai "blunder fatal" yang membuat citranya menjadi liabilitas bagi partai.
Inilah 4 jejak kontroversi yang menamatkan karier politik Ahmad Sahroni di bawah bendera NasDem.
1. Mulut Tajam Dimulai: Sebutan 'Tolol' yang Mengguncang Koalisi
Semua berawal dari lidah yang tak bertulang. Di tengah panasnya Pilpres 2024, Sahroni yang partainya mengusung Anies Baswedan, justru melontarkan pernyataan mengejutkan.
Ia menyebut masyarakat yang menyampaikan aspirasi bubarkan DPR merupakan orang 'tolol'.
Pernyataan ini bukan hanya serangan personal, tapi juga sebuah anomali politik yang fatal.
Baca Juga: Rumah Dijarah Massa, Eko Patrio dan Uya Kuya Susul Sahroni-Nafa Urbach Mundur dari DPR
Dia pun kemudian menjadi bulan-bulanan netizen dan pengamat politik, jika lontaran kalimat tersebut tidak seharusnya disampaikan.
2. Ditantang & Dikuliti: Undangan Debat yang Membuatnya Mati Kutu
Setelah pernyataan kontroversialnya, komedian sekaligus intelektual publik, mahasiswi UGM, Salsa Erwina secara terbuka menantang Ahmad Sahroni untuk berdebat.
Dia ingin "menguji" kapasitas dan pemahaman Sahroni sebagai seorang wakil rakyat, terutama mengenai efektivitas tunjangan DPR.
Undangan debat ini menjadi sorotan nasional.
Sikap Sahroni dalam merespons tantangan ini menjadi pertaruhan citranya.
Tag
Berita Terkait
-
Rumah Dijarah Massa, Eko Patrio dan Uya Kuya Susul Sahroni-Nafa Urbach Mundur dari DPR
-
Botol Diduga Miras Seharga HP Dijarah dari Rumah Sahroni, Netizen: Oalah Pantas
-
Kemal Palevi Sorot Kejanggalan Aksi Jarah Massal Rumah Pejabat: Sengaja Ditumbalin?
-
Drama Crazy Rich Priok: Usai Ogah Pulang, Ahmad Sahroni Legawa Dinonaktifkan NasDem dari DPR
-
Terungkap! Ini Kesalahan Fatal Sahroni & Nafa Urbach yang Membuat Surya Paloh Tak Beri Ampun
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
KPA: Konflik Agraria Naik 15 Persen di Tahun Pertama Prabowo, Kekerasan Aparat Melonjak
-
OPM Tembaki Pesawat Hercules, Wapres Gibran Batal ke Yahukimo dan Balik ke Jakarta
-
Buntut Kasus Aurelie Moeremans, Komisi XIII DPR Akan Gelar Rapat Gabungan Bahas 'Child Grooming'
-
AS Kirim USS Abraham Lincoln ke Timur Tengah, Ancam Keamanan Iran?
-
4 Oknum Polisi di Madiun Terlibat Kasus Peredaran Narkoba
-
Kejati Bengkulu Dalami Dugaan Mark Up Proyek PLTA, Dokumen Disita dari Tiga Lokasi
-
Refly Harun Bongkar 7 Keberatan di Kasus Ijazah Jokowi: Ijazah Asli Justru Makin Meragukan
-
Momen Haru Sidang Kasus Demo Agustus, Ayah Terdakwa Peluk Anak di PN Jakut
-
Rencana Wapres Gibran ke Yahukimo Terhenti, Laporan Intelijen Ungkap Risiko Fatal
-
Dubes WHO Yohei Sasakawa Sorot Fakta Pahit Kusta: Diskriminasi Lebih Menyakitkan dari Penyakitnya