Sebaliknya, jika aksi sudah mengarah pada perusakan, pemerintah tidak akan tinggal diam.
4. Perintah Tegas untuk TNI-Polri: Sikat Perusuh dan Penjarah
Menyikapi aksi yang diwarnai kericuhan, Prabowo memberikan perintah langsung kepada Panglima TNI dan Kapolri untuk tidak ragu mengambil tindakan tegas terhadap para perusuh.
"Kepada pihak Kepolisian dan TNI, saya perintahkan untuk ambil tindakan yang setegas-tegasnya, terhadap perusakan fasilitas umum, penjarahan rumah individu, dan sentra-sentra ekonomi, sesuai hukum yang berlaku," tutur Prabowo.
Menurutnya, tindakan anarkis adalah pelanggaran hukum dan negara wajib hadir melindungi rakyat.
5. Anggota DPR Nyeleneh akan Dicopot!
Sebuah langkah politik yang sangat tegas diambil Prabowo bersama para ketua umum partai politik. Ia menyatakan bahwa anggota dewan yang terbukti mengeluarkan pernyataan keliru dan mencederai perasaan rakyat akan diberi sanksi tegas hingga pencabutan keanggotaan.
"Langkah tegas tadi yang dilakukan ketua umum partai politik adalah mereka masing-masing dicabut dari keanggotaannya di DPR RI," ujar Prabowo.
Hal ini dilakukan agar para wakil rakyat lebih peka dan selalu berpihak pada kepentingan publik.
Baca Juga: Rumah Dijarah Hingga Isu Akan Mundur, Menteri Keuangan Sri Mulyani: Mohon Maaf
6. Mengendus Adanya Gejala Makar dan Terorisme
Prabowo secara terbuka mengungkapkan kekhawatirannya bahwa beberapa aksi kerusuhan yang terjadi sudah ditunggangi dan mengarah pada tujuan yang lebih berbahaya.
"Namun kita tidak dapat pungkiri bahwa sudah mulai keliatan gejala adanya tindakan-tindakan di luar hukum, bahkan melawan hukum, bahkan ada yang mengarah kepada makar dan terorisme," kata Prabowo.[2] Pernyataan ini menjadi sinyal keras bahwa aparat intelijen dan keamanan akan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi ancaman tersebut.
7. Pintu Dialog Terbuka: Pimpinan DPR Diminta Undang Mahasiswa
Di samping sikap tegasnya, Prabowo juga mendorong adanya ruang dialog. Ia telah meminta pimpinan DPR untuk proaktif membuka pintu komunikasi dengan para demonstran, khususnya dari kalangan mahasiswa dan tokoh masyarakat, untuk mendengar langsung aspirasi mereka.
"Saya juga akan meminta pimpinan DPR untuk langsung mengundang tokoh-tokoh masyarakat, tokoh-tokoh mahasiswa, tokoh-tokoh dari kelompok yang ingin menyampaikan aspirasinya agar bisa diterima dengan baik dan langsung berdialog," kata Prabowo.
8. Imbauan agar Masyarakat Tenang dan Percaya Pemerintah
Di akhir pernyataannya, Prabowo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan tidak ikut serta dalam aksi-aksi anarkis seperti penjarahan.
Ia meminta publik untuk percaya kepada pemerintah dalam menangani situasi.
"Saya minta, sungguh-sungguh, seluruh warga negara untuk percaya kepada Pemerintah, untuk tenang. Pemerintah yang saya pimpin... kami bertekad untuk selalu memperjuangkan kepentingan rakyat dan bangsa," ujarnya.
Berita Terkait
-
Rumah Dijarah Hingga Isu Akan Mundur, Menteri Keuangan Sri Mulyani: Mohon Maaf
-
Agenda Aksi Demo 1 September 2025 di Jakarta Ada di 7 Titik Krusial, dari DPR hingga Monas
-
KontraS Buka Posko Online untuk Pencarian Orang Hilang Pasca Demo 25-31 Agustus
-
"Netral Itu Pilihan Aman?": Ironi Sikap Diam di Tengah Krisis Demokrasi
-
Mako Brimob Gegana Dibakar: 5 Pelaku Ditangkap, 2 di Antaranya Wanita!
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Baru Ada di Jakarta dan Jogja, Menkes Dorong Layanan Transplantasi Hati Hadir di 34 Provinsi
-
Menang Praperadilan, Kuasa Hukum Andrie Yunus Desak Polda Metro Jaya Tarik Berkas dari Puspom TNI
-
Pakar UMY Soroti Respon Seskab Teddy ke Dino: Waspada Diksi yang Picu Tafsir Liar!
-
Gerindra Sebut Keakraban Prabowo dan Megawati Sebagai Simbol Persatuan Hadapi Tantangan Global
-
Habiburokhman Puji Keakraban Prabowo-Megawati, Bandingkan dengan Dino Patti Djalal
-
Kecelakaan Pesawat T-34 Taiwan, Kegagalan Simulasi Mesin Tewaskan 2 Pilot Militer di Kaohsiung
-
Malaysia Kutuk Pengibaran Bendera Israel di Masjid Al-Aqsa, Desak PBB Tindak Rezim Zionis
-
Mikroba Bawah Tanah Ditemukan Mampu Atasi Krisis Iklim, Bagaimana Caranya?
-
122 Prodi di Kampus Negeri dan Swasta Ditutup Sepanjang 2026, Menteri Brian Ungkap Alasannya
-
Pemerintah Anugerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Kepada Enam Tokoh