- Situasi keamanan di Bandara Soetta dipastikan dipastikan kondusif
- Otoritas Bandara Soetta telah menerjunkan lebih dari 500 personel gabungan
- Penumpukan penumpang yang sempat terlihat di media sosial merupakan aktivitas normal menjelang akhir pekan.
Suara.com - Keamanan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) kekinian dipastikan kondusif dan terkendali.
Meskipun terjadi sejumlah kerusuhan di Jakarta dan beberapa daerah lain beberapa hari lalu, kondisi bandara terbesar di Indonesia ini tetap aman berkat penebalan pengamanan yang sigap.
"Situasi keamanan di Bandara Soetta dipastikan kondusif. Hanya memang ada beberapa penebalan pengamanan yang kita lakukan," uajr Kapolresta Bandara Soetta Kombes Pol. Ronald Sipayung, Rabu (3/9/2025).
Ia memastikan, dampak dari kerusuhan yang terjadi sejak Kamis (28/8) lalu sama sekali tidak memengaruhi keamanan di Bandara Soetta.
Untuk menjaga stabilitas ini, TNI-Polri hadir sebagai garda terdepan, memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh penumpang dan pengguna jasa bandara.
"Bahkan kita mengadakan patroli, pengamanan di titik-titik juga dilakukan. Jadi yang pasti sampai saat ini tidak terjadi hal-hal yang berkaitan atas dampak kerusuhan di Jakarta," kata Ronald Sipayung.
Sebagai bentuk komitmen penuh terhadap keamanan, otoritas Bandara Soetta telah menerjunkan lebih dari 500 personel gabungan.
Tak hanya itu, pasukan khusus dari Satuan Brigade Mobile (Satbrimob) Polda Metro Jaya pun turut serta memperkuat barisan pengamanan.
"Kita ada 520 personel diterjunkan untuk bantu proses penebalan keamanan, dan dibantu dengan tim dari Brimob dari Polda karena di beberapa daerah juga sudah dikirimkan," ungkap Ronald.
Baca Juga: Di Tengah Demo Ricuh, Habib Nabil Al Habsy Serukan Pesan Damai: Keberanian Jangan Jadi Perpecahan
Patroli keamanan gabungan ini menyisir berbagai area vital, mulai dari terminal penerbangan, kawasan perimeter utara-selatan, hingga wilayah TOD M1, memastikan setiap sudut bandara terpantau dan aman.
Menanggapi isu-isu ancaman keamanan seperti aksi unjuk rasa di Bandara Soetta yang beredar, Kombes Pol. Ronald Sipayung dengan tegas membantahnya. Ia menegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoaks.
Faktanya, operasional di setiap terminal berjalan lancar dan aman. Penumpukan penumpang yang sempat terlihat di media sosial merupakan aktivitas normal menjelang akhir pekan, bukan aksi demonstrasi.
"Dipastikan itu tidak benar, itu bukan aksi demo. Melainkan setiap akhir pekan di Bandara Soetta ini jumlah penumpang pasti meningkat. Artinya situasi itu biasa karena jumlah penumpang baik keberangkatan maupun ketibaan imbang," jelasnya.
Kapolresta Bandara Soetta kemudian mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para pengguna jasa penerbangan, untuk tidak khawatir terhadap situasi keamanan di Bandara Soetta.
"Kami juga mengimbau agar seluruh pihak untuk tidak menyebarkan informasi provokasi. Kami juga sudah bertemu bersama seluruh serikat pekerja di bandara dapat menjaga situasi di Soetta," pungkasnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Murka ke Wasit Majed Al-Shamrani, Bojan Hodak: Kita Akan Lihat!
-
Warga Boyolali Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, Gara-gara Ganti Rugi Waduk Kedungombo Belum Dibayar
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
Terkini
-
Jejak Bandar E dan 'Nyanyian' Kasat: Bagaimana Narkoba Mengakar di Pucuk Pimpinan Polisi Bima Kota?
-
DPR Sahkan Kesimpulan Komisi III: MKMK Tak Berwenang Intervensi Pemilihan Adies Kadir Sebagai Hakim
-
Siap-siap! 100 Ton Kurma Bantuan Arab Saudi Segera Meluncur ke Masjid hingga Pesantren
-
Kasus Dugaan Gratifikasi Eks Bupati Kukar, KPK Tetapkan 3 Tersangka Korporasi
-
Patra M Zen Bongkar Kejanggalan Kasus OTM, Sebut Negara Justru Untung USD 524 Juta
-
Tragis! Pengendara Motor Tewas Tertabrak Kereta di Perlintasan Pesing, Jakarta Barat
-
Patra M Zen: Blending Jadi Oplosan? Fakta Mengejutkan di Sidang Kasus BBM Anak Riza Chalid
-
Tak Hanya Ngaji, Pesantren Diminta Bekali Kapasitas Tambahan Agar Santri Juga Siap Kerja
-
Harga Cabai di Jakarta Sedang 'Pedas' Sekali, Pramono: Dua Minggu ke Depan Pasti Normal
-
Hapus Budaya Seremonial dan Pangkas Perjalanan Dinas, Prabowo Klaim Hemat Rp 280 T dalam 3 Bulan