- Rekrutmen Pasukan Putih 2025 dibuka oleh Dinkes DKI Jakarta awal bulan September ini.
- Gaji Pasukan Putih Jakarta mencapai Rp5 juta belum termasuk tunjangan.
- Berikut ini langkah pendaftaran dan syarat-syarat yang harus dipenuhi pelamar
Suara.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta telah membuka rekrutmen Pasukan Putih 2025 di awal bulan September ini.
Simak panduan lengkap langkah pendaftaran, gaji yang didapat hingga tunjangan Pasukan Putih Jakarta berikut.
Bukan sekadar pekerjaan, ini adalah panggilan untuk menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan proaktif di jantung ibu kota.
Mari kita bedah tuntas semua yang perlu kamu tahu, mulai dari tugas mulia, syarat pendaftaran, jadwal seleksi, hingga potensi gaji yang akan kamu dapatkan.
Apa Sebenarnya Tugas Pasukan Putih?
Mungkin kamu lebih familiar dengan Pasukan Oranye atau Biru. Nah, Pasukan Putih adalah "saudara" mereka di bidang kesehatan.
Dibentuk atas inisiatif Pemprov Jakarta, Pasukan Putih adalah tim layanan kesehatan yang tidak menunggu pasien datang ke puskesmas, melainkan proaktif mendatangi rumah-rumah warga.
"Alih-alih menunggu warga datang ke fasilitas kesehatan, tim medis dari Pasukan Putih akan secara aktif mengunjungi rumah-rumah warga yang memerlukan perawatan."
Tugas utama mereka sangat mulia, yakni menjangkau mereka yang paling membutuhkan. Sasaran utamanya adalah para lansia dan pasien dengan penyakit kronis seperti stroke atau diabetes yang memiliki ketergantungan tinggi dan sulit mengakses faskes.
Namun, tak hanya itu, warga berusia di atas 18 tahun yang tidak dapat beraktivitas secara mandiri juga menjadi prioritas.
Baca Juga: Tahapan Seleksi dan Syarat Lowongan Kerja PT KAI Terbaru untuk Lulusan SMA dan D3
Secara ringkas, tugas Pasukan Putih meliputi
- Kunjungan dari Rumah ke Rumah (Home Service): Melakukan pemeriksaan kesehatan dasar dan pemantauan kondisi pasien.
- Edukasi Kesehatan: Memberikan penyuluhan tentang pola hidup sehat kepada warga.
- Jembatan Akses: Membantu warga, terutama lansia dan mereka dengan ketergantungan total, untuk terhubung dengan layanan kesehatan lanjutan di puskesmas atau rumah sakit.
Siap Bergabung? Ini Syarat dan Kriterianya!
Tertarik menjadi bagian dari pasukan berdedikasi ini? Pastikan kamu memenuhi kualifikasi yang telah ditetapkan.
Berdasarkan informasi resmi dari Dinkes DKI Jakarta, berikut adalah persyaratan yang harus kamu penuhi:
- Pendidikan: Minimal lulusan SMA/SMK atau sederajat.
- Usia: Berusia antara 25 hingga 45 tahun saat mendaftar. (Beberapa pengumuman di situs Dinkes juga mencantumkan rentang 18-56 tahun, pastikan untuk memeriksa pengumuman resmi di wilayahmu).
- Domisili: Wajib memiliki KTP DKI Jakarta dan berdomisili sesuai dengan wilayah kecamatan yang dilamar, dibuktikan dengan surat keterangan domisili.
- Fisik: Memiliki tinggi badan minimal 160 cm untuk pria dan 155 cm untuk wanita.
- Komitmen: Bersedia mengikuti seluruh rangkaian pelatihan jika dinyatakan lulus seleksi.
Ini adalah kesempatan besar bagi kamu yang ingin mengabdi di lingkungan terdekatmu.
Rekrutmen ini dibuka untuk penempatan di Suku Dinas Kesehatan di lima wilayah kota administrasi (Pusat, Utara, Barat, Selatan, Timur) dan Kepulauan Seribu.
Jangan Terlewat! Catat Jadwal Pendaftaran Pasukan Putih 2025
Berdasarkan jadwal yang telah dirilis, seluruh tahapan wajib diikuti secara saksama.
Berita Terkait
-
Tutup Jam 4 Sore: Pendaftaran Membludak, Pelamar Rekrutmen Damkar DKI Tembus 20 Ribu Orang!
-
Skema Baru Rekrutmen PPPK Paruh Waktu, Ini Kriteria dan Syaratnya
-
Klaim Cegah Pungli, Pramono-Rano Siap Turun Gunung Pelototi Rekrutmen Damkar
-
Geger Pungli Rekrutmen Damkar DKI: Setoran Rp 50 Juta? DPRD Beri Ultimatum Keras!
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Guru Besar USNI Soroti Peran Strategis Generasi Z di Tengah Bonus Demografi Indonesia
-
Isu Keamanan Produk, DRW Skincare Buka Pendampingan Medis Gratis bagi Pasien Terdampak
-
Aksi Mogok Pedagang Daging Sapi Tak Goyahkan Pedagang Bakso
-
Bela Istri dari Jambret, Suami di Sleman Jadi Tersangka: Pakar Ungkap Titik Kritis Pembuktiannya
-
Istana Tak Masalah Perusahaan yang Izinnya Dicabut Masih Beroperasi di Sumatra, Ini Alasannya
-
Pengakuan Dito Ariotedjo Usai Diperiksa KPK: Saya Tak Ada di Lokasi Saat Rumah Mertua Digeledah
-
KPK: Bupati Pati Sudewo Berpotensi Raup Rp 50 Miliar Jika Pemerasan Terjadi di Seluruh Kecamatan
-
KPK Geledah DPMPTSP Madiun, Uang Ratusan Juta Disita Usai OTT Wali Kota Maidi
-
Update Banjir Jakarta hingga Jumat Malam: 114 RT Masih Terendam
-
Bukan Pengganti PBB, Board of Peace Jadi Strategi Indonesia Dukung Kemerdekaan Palestina