Suara.com - Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Imam Sugianto menegaskan bahwa situasi nasional pasca-demonstrasi yang terjadi beberapa waktu terakhir sudah mulai kondusif. Ia menekankan bahwa pengelolaan keamanan sepenuhnya berada di bawah kendali TNI dan Polri.
Pernyataan tersebut disampaikan Imam usai menghadiri rapat kerja bersama Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/9/2025). Saat ditanya mengenai isi rapat, Imam menyebut pertemuan itu hanya membahas persoalan anggaran.
"Enggak, masalah anggaran saja," ujar Imam usai rapat.
Ia menambahkan bahwa rincian lebih lanjut mengenai anggaran akan disampaikan oleh Kepala BIN pada tanggal 15 mendatang.
Ketika ditanya kembali mengenai situasi nasional, Imam Sugianto secara singkat menyatakan optimismenya.
"InsyaAllah kondusif, semua sudah dalam pengelolaan TNI Polri. Kita bersatu," ujarnya.
Terkait penangkapan sejumlah individu oleh Polda Metro Jaya pasca-demonstrasi, Imam menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada pihak kepolisian.
"Kita lihat saja kemarin yang ditangkap Polda Metro, kita ikuti di Polda Metro," imbuhnya.
Baca Juga: Kepala BIN Bawa Berkas Bertemu Presiden Prabowo: Ada Informasi Harus Saya Sampaikan
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Pakar: Pakta Pertahanan Indonesia dan AS Bikin China Berpotensi Tercekik, Kenapa?
-
Setahun Aksi Gruduk Rumah Jokowi, Rustam Klaim Dukungan Publik Menguat
-
Terkuak! Ini Tampang 4 Anggota BAIS Penyerang Andrie Yunus: 3 Perwira dan 1 Bintara
-
Kritik Rencana Penambahan Layer Cukai Rokok Ilegal, Pakar Sebut Tak Efektif Tekan Konsumsi
-
Lawan Pelecehan Seksual di Kereta Api, KAI: Fokus Tindak Pelakunya, Bukan Salahkan Korban
-
DPR Tegaskan Kedaulatan Udara RI Mutlak, Militer AS Tak Bisa Asal Melintas
-
Rustam Effendi Tuding Pratikno Jadi Otak di Balik Isu Ijazah Jokowi: Pak Prabowo Harus Tahu!
-
Pasha Ungu Ingatkan Kritik Beda dengan Ujaran Kebencian, Ajak Semua Pihak Jaga Etika Demokrasi
-
Serangan Trump ke Iran Upaya Mengelak dari Epstein Files? Begini Kata Presiden AS
-
Rano Karno: Ikan Sapu-Sapu Jakarta Mau Diolah Seperti di Brasil