Suara.com - Beredar sebuah unggahan di Facebook dengan nama akun “cerita sopir truk” pada Sabtu, 27 Juni 2025.
Dalam unggahan itu, disertakan foto dengan audio yang diklaim sebagai suara Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sedang memarahi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Dalam rekaman tersebut terdengar suara yang menyebut tindakan aparat kepolisian di Kalimantan Timur (Kaltim) terkait sengketa lahan, dan menuding Kapolri tidak layak menjabat.
Hingga artikel ini ditulis, unggahan itu telah ditonton lebih dari 200 ribu kali, mendapat 4.899 tanda suka, 804 kali dibagikan, dan lebih dari 300 komentar.
Melansir dari TurnBackHoax.id, tim pemeriksa fakta melakukan pengecekan.
Penelusuran melalui situs democrazy.id, ditemukan artikel dengan judul serupa yang ditayangkan Mei 2025.
Namun, artikel itu tidak menyebutkan kapan dan di mana SBY pernah menyampaikan pernyataan tersebut.
Pencarian Google dengan kata kunci “Suara SBY marah dengan Kapolri”, di mana hasil pencarian mengarah ke artikel Tempo.co berjudul “Keliru: Rekaman yang Diklaim sebagai Suara SBY Protes ke Kapolri”.
Artikel tersebut menegaskan bahwa rekaman suara itu bukan milik SBY.
Kanal YouTube Hersubeno Point milik jurnalis FNN, Hersubeno Arief, pada 7 Februari 2025 mengunggah video berjudul “Akhirnya Terungkap! Teguran Keras Kepada Kapolri Bukan Suara SBY, Tapi Suara Seorang Kolonel”.
Dalam video itu diungkapkan bahwa suara yang menyerupai SBY ternyata milik Kolonel (Purn TNI) Rahmat Suhaji.
Situs Turnbackhoax.id juga sudah mengulas klaim serupa pada 25 Juni 2025 dengan label SALAH.
Baca Juga: CEK FAKTA: Pemerintah Disebut Matikan Fitur Live TikTok
Klaim bahwa rekaman suara dalam video tersebut adalah suara Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memarahi Kapolri Listyo Sigit Prabowo adalah tidak benar.
Suara itu terbukti bukan milik SBY, melainkan milik Kolonel (Purn TNI) Rahmat Suhaji.
Dengan demikian, video “rekaman suara SBY marahi Kapolri” termasuk dalam kategori konten menyesatkan (misleading content).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW
-
Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan
-
Buntut Sengketa SMAN 1 Bandung, Gugatan PLK di PTUN Dinilai Ancam Kepemilikan Aset Negara
-
Wadanyon TPNPB-OPM Diciduk di Bandara Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Sita Amunisi
-
Penampakan Lukisan Emas dan Mercy Koruptor Jimmy Sutopo yang Dilelang Rp5,5 Miliar, Mewah Banget!
-
PDIP Balas Pujian Prabowo: Kami Memang Seharusnya di Luar Pemerintah
-
Bareskrim Bongkar Sindikat Kosmetik Merkuri di Cirebon, Pemilik Akun Lou Glow Ditangkap
-
Andrie Yunus Nyaris Buta, Bakal Dikirim ke Profesor India yang Tangani Novel Baswedan
-
Influencer ZNM Diperiksa Bareskrim Polri Jumat Besok, Buntut Viral Gunakan Gas N2O Whip Pink
-
Kepala BPOM Tegaskan Penjualan Obat di Minimarket Tak Bisa Sembarangan: Tetap Diawasi Apoteker