- Sri Mulyani tak kuasa menahan tangis saat berpisah dengan para pegawai di Kemenkeu.
- Banyak warganet yang mengaku ikut sedih dengan perpisahan Sri Mulyani, dan menganggap perempuan 63 tahun banyak berjasa selama menjabat.
- Namun tak sedikit pula yang tak sedih, karena menilai Sri Mulyani juga memiliki banyak kebijakan yang tak pro rakyat.
Suara.com - Acara perpisahan Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan dilangsungkan pada Selasa, 9 September 2025.
Suasana haru meliputi acara ini di mana Sri Mulyani terlihat menangis saat berpamitan dengan para pegawai di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta.
"Terima kasih, Ibu. Percayalah, semangat Ibu akan selalu menjadi panutan, menerangi perjalanan kami ke depannya. Terima kasih," ucap salah satu pegawai seperti, dikutip pada Selasa, 9 September 2025.
Para pegawai Kemenkeu menyambutnya dengan kompak, menyanyikan lagu Mars Kemenkeu.
Momen viral di media sosial memperlihatkan Sri Mulyani tak kuasa menahan tangis saat para pegawai Kemenkeu membawakan lagu "Bahasa Kalbu" milik Titi DJ.
Beragam komentar datang dari warganet. Meski sering membuat kebijakan yang dinilai memberatkan rakyat, cukup banyak yang bersimpati pada sang mantan Menkeu.
Terlebih lagi, sebelumnya, rumah Sri Mulyani menjadi target penjarahan di tengah rusuhnya aksi demo DPR beberapa waktu lalu.
Menurut sebagian warganet, dia sebenarnya sosok menteri yang kompeten. Hanya saja sering blunder dengan kebijakan-kebijakannya.
Baca Juga: Nasib Berbalik 180 Derajat: Dulu Dimusuhi, Kini Sri Mulyani Dibanjiri Simpati Karena Dicopot
"Keinget peforma mantep dia pas pandemi kemarin, walaupun berat tapi dia bisa bawa ekonomi nggak krisis dan pemulihan cukup oke. Semoga mendapat yang lebih baik ya bu," komentar warganet.
"Semangat terus bu. Enggak apa-apa, setidaknya dirimu sudah lepas dari bayang bayang atasan yang enggak beres selama beberap tahun, dan tidak dimaki-maki lagi sama warga negara," kata warganet lain.
"Sekarang ibu sudah bisa menikmati masa tua, tidak harus bingung dan pusing ngurusin kondisi ekonomi yang disebabkan oleh beberapa kebijakan yang dibuat pemerintah kita saat ini," ujar yang lain.
Di sisi lain, tidak sedikit yang merasa tidak perlu kasihan pada Sri Mulyani karena "dosa" masa lalunya yang terlalu banyak.
"Nggak usah nangis. Nggak ingat kah sama coretax? Enggak ada sedikit pun aku kasihan sama Sri Mulyani karena pas orang-orang pajak dan finance ribut sama coretax eh dia malah enak-enakan foto sama petinggi DJP. Najis najis najis," ujar seorang warganet.
"Pajak kau naikkan. Tunjangan DPR dan Kemenkeu kau naikkan. Apa yang ibu sedihkan? Apa kurang banyak?" cibir warganet lain.
Berita Terkait
-
Nasib Berbalik 180 Derajat: Dulu Dimusuhi, Kini Sri Mulyani Dibanjiri Simpati Karena Dicopot
-
Adu Aset Properti Menkeu Purbaya vs Sri Mulyani, Keduanya Tersebar di Berbagai Kota
-
Gantikan Sri Mulyani, Menkeu Purbaya Langsung Gebrak: Saya Tak akan Bikin Kebijakan Aneh-aneh
-
Momen Haru Sri Mulyani Pamit dari Kemenkeu, Minta Maaf ke Seluruh Rakyat Indonesia
-
Jam Terbang Membuktikan! Perjalanan Mentereng Karir Sri Mulyani jadi Birokrat hingga Menkeu
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara