News / Internasional
Selasa, 09 September 2025 | 21:42 WIB
Ribuan rakyat Nepal yang didominasi pemuda membakar gedung DPR federal dalam aksi menentang pemblokiran media sosial dan menolak aksi korupsi pemerintah

Rumah Sakit Penuh Korban

Data dari Kathmandu Post menyebut sedikitnya 347 orang terluka, puluhan di antaranya dalam kondisi kritis.

Rumah sakit-rumah sakit di Kathmandu dilaporkan penuh, sementara sejumlah korban dirawat di kota lain seperti Itahari dan Sunsari.

Generasi Z di Garda Depan Aksi

Menariknya, mayoritas pengunjuk rasa berasal dari kelompok muda, yang disebut sebagai “Generasi Z”.

Mereka mendobrak barikade polisi, memanjat pagar parlemen, dan menyuarakan penolakan terhadap korupsi serta pemblokiran media sosial.

Oposisi Kecam Kebijakan

Partai oposisi utama di Nepal menyebut larangan media sosial sebagai langkah otoriter.

Pemerintah berjanji pemblokiran akan dicabut bila pengelola aplikasi mendaftarkan diri.

Baca Juga: Perusuh Memasuki Kediaman Presiden Nepal

Namun kebijakan ini justru menjadi pemantik krisis politik yang kini mengguncang negara Himalaya tersebut.

Load More