- Polsek Duren Sawit berhasil menangkap dua pelaku perampokan
- Kawanan perampok ini tercatat sudah 3 kali beraksi
- Polisi telah mengantongi identitas dua pelaku lain
Suara.com - Warga Duren Sawit, Jakarta Timur, kini bisa sedikit bernapas lega. Jajaran Satreskrim Polsek Duren Sawit bergerak cepat meringkus dua dari empat anggota kawanan perampok spesialis rumah kosong yang aksinya telah meresahkan warga dan viral di media sosial. Penangkapan ini dilakukan kurang dari 24 jam setelah para pelaku beraksi secara brutal pada Minggu (6/9/2025).
Kawanan ini diketahui bukan pemain baru. Aksi mereka yang kerap disertai ancaman senjata tajam hingga senjata api rakitan ini telah menjadi momok menakutkan di wilayah tersebut. Kapolsek Duren Sawit, AKP Sutikno, mengonfirmasi bahwa komplotan ini sudah menjadi target operasi pihaknya.
"Berdasarkan catatan selama 2025 ini, sudah ada tiga laporan pelaku perampokan di Duren Sawit yang kami tindak lanjuti," kata Kapolsek Duren Sawit AKP Sutikno di Mapolsek Duren Sawit, dilansir Antara, Rabu (10/9/2025).
Aksi terakhir mereka yang memicu perburuan besar-besaran terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) dan menyebar luas melalui akun Instagram @lensadurensawit. Dalam rekaman tersebut, empat pria terlihat berbagi peran dengan rapi. Dua orang masuk ke dalam rumah setelah merusak gembok, sementara dua lainnya siaga di luar untuk memantau situasi.
Target mereka adalah sebuah rumah yang sedang ditinggal pergi oleh pemiliknya. Di dalam rumah, para pelaku langsung menggasak lemari berisi perhiasan dan membuat kamar pemilik berantakan. Tragisnya, saat itu di dalam rumah hanya ada seorang nenek.
"Pemilik rumah sedang pergi ke luar, saat kejadian hanya tinggal seorang nenek dan para pelaku sempat menodongkan senjata api," tulis keterangan Instagram @lensadurensawit.
Aksi mereka terhenti ketika pemilik rumah pulang dan memergoki para pelaku, kemudian langsung meneriaki mereka hingga kabur. Berbekal rekaman CCTV dan keterangan saksi, polisi langsung tancap gas.
Hasilnya, pelaku pertama berinisial AR (35) berhasil diringkus pada Minggu (7/9) siang, sekitar pukul 13.00 WIB. Tak butuh waktu lama, pengembangan dari penangkapan AR dan informasi warga membawa polisi pada penangkapan pelaku kedua, P (35).
AKP Sutikno menegaskan, perburuan belum berakhir. Identitas dua pelaku lain yang masih buron sudah dikantongi, dan timnya berkomitmen untuk segera menangkap mereka. Penyelidikan mendalam terkait penggunaan senjata api juga menjadi prioritas utama.
Baca Juga: Licinnya AT, Sopir Bank Jateng Bawa Kabur Rp10 Miliar: Jejak Terakhir di Mobil Kosong, Kini DPO!
"Ketika diamankan, mereka kedapatan membawa alat-alat untuk melancarkan aksinya. Insya Allah, informasi (adanya todongan senjata api) seperti itu akan kami lakukan penyelidikan lebih lanjut. Saya bersama Kanit Serse akan turun langsung untuk menyelidiki," jelas Sutikno.
Berita Terkait
-
Viral usai Tampang Terekam CCTV, 2 Perampok Rumah Kosong di Jaktim Diciduk Polisi
-
Licinnya AT, Sopir Bank Jateng Bawa Kabur Rp10 Miliar: Jejak Terakhir di Mobil Kosong, Kini DPO!
-
Perampok Bersenjata Tembak Lantai Minimarket Magetan, Uang Rp15 Juta dan Brankas Ludes Digasak
-
Aksi Komplotan Perampok Makin Ngeri: Nyamar Polisi hingga Sekap Korbannya usai Dicegat di Jalan!
-
Sadis! Rampok Berkerudung Ancam Gorok Wanita di Bekasi, Gasak 2 Motor
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?
-
Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?
-
Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah
-
Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda
-
Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!