Suara.com - Presiden Prabowo Subianto melantik Djamari Chaniago sebagai Menteri Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) menggantikan Budi Gunawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (17/9/2025).
Dilihat dari laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang disampaikan Djamari kepada Komisi Pemberantasan Korupsi saat menjadi Kepala Staf Umum atau Kasum TNI pada 2003, tercatat total kekayaan sebanyak Rp 3,2 miliar dan USD 46.689.
Harta tersebut terdiri dari dua bidang tanah beserta bangunan di Malang dan Bogor, serta kapal laut senilai Rp 1,5 miliar (Rp 1.500.670.000).
Kemudian, Djamari juga memiliki harta berupa kendaraan yaitu mobil Landrover, KIA, Mitsubishi, BMW, dan dua unit motor Harley Davindson yang total nilainya sebanyak Rp 850,5 juta.
Djamari juga tercatat memiliki logam mulia, batu mulia, barang-barang seni, dan barang-barang antik seharga lebih dari Rp 234 juta (Rp 234.266.000).
Selain itu, dia juga punya harta berupa empat aset di bidang pertanian senilai Rp 43,8 juta (Rp 43.810.000) dan harta bergerak lainnya seharga Rp 44,8 juta.
Dalam LHKPN tersebut, dia juga mempunyai giro senilai USD 46.489 yang saat itu setara dengan Rp 565,5 juta (Rp 565.533.188).
Dengan begitu, total harta yang dimiliki Djamari sebanyak Rp 3,2 miliar (Rp 3.239.579.188) dan USD 46.689.
Baca Juga: Resmi! Detik-detik Prabowo Lantik Djamari Jadi Menkopolkam hingga Erick Thohir Digeser ke Menpora
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
MUI Minta Indonesia Keluar dari Board of Peace, Mensesneg: Kami Akan Berikan Penjelasan
-
Istana Harap IHSG Meroket Hari Ini, Prabowo Sempat Marah saat Anjlok?
-
Politisi Peter Mandelson Mundur Usai Foto Vulgar di Epstein Files Tersebar
-
Bukan Bertemu Oposisi, Istana Jelaskan soal Pertemuan Prabowo dengan Siti Zuhro hingga Abraham Samad
-
Relawan Prabowo Tegas Tolak Polri di Bawah Menteri, Singgung Ancaman Keamanan
-
Gas N2O Disorot Usai Kasus Lula Lahfah, Polisi Akui Belum Bisa Tindak: Tunggu Regulasi
-
Polisi Segera Buka Kartu Soal Kasus Penganiayaan yang Menjerat Habib Bahar
-
Jelang Ramadan, Jalanan Jakarta Dipantau Ketat: Drone Ikut Awasi Pelanggar Lalu Lintas
-
BMKG Terbitkan Peringatan Dini Cuaca Hari Ini, Jabodetabek Masuk Level Waspada
-
Kronologi Habib Bahar Jadi Tersangka: Dijerat Pasal Berlapis, Dijadwalkan Diperiksa 4 Februari