- Jokowi arahkan relawan dukung Prabowo-Gibran, namun GCP menegaskan keputusan tetap di tangan masyarakat
- GCP menekankan loyalitas mutlak hanya kepada Prabowo, bukan pasangannya
- Fokus utama GCP adalah mendukung pemerintahan saat ini dengan Prabowo sebagai presiden dan Gibran sebagai wakil
Suara.com - Pernyataan Presiden ketujuh RI, Joko Widodo yang mengarahkan relawan untuk mendukung pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam kontestasi politik mendapat tanggapan dari Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo, Kurniawan.
Kendati begitu, Kurniawan menegaskan bahwa pilihan akhir tetap berada di tangan masyarakat, sembari menegaskan loyalitas mutlak organisasinya kepada Prabowo Subianto.
"Semua tergantung masyarakat yang memilih. Semua orang bisa menawarkan siapa pun untuk dipilih jadi pemimpin. Tapi dikembalikan lagi kepada masyarakat. Layak tidak layak dipilih itu masyarakat yang berhak menilainya, berhak memilihnya," kata Kurniawan ditemui usai gelar Apel Kebangsaan di Jakarta Timur, Sabtu (20/9/2025).
Ia menambahkan, tidak akan mengomentari pernyataan Presiden Jokowi secara spesifik.
Kurniawan menegaskan bahwa fokus utama GCP adalah menjalankan pemerintahan saat ini, dengan Prabowo sebagai presiden dan Gibran sebagai wakilnya.
"Yang jelas kita jalani saat ini yang jadi presiden adalah Pak Prabowo dan Wakilnya Gibran, selebihnya masyarakat yang berhak menentukan pilihan siapa pemimpinnya yang layak, siapa yang tidak layak, saya rasa itu," jelasnya.
Ketika ditanya mengenai dukungan relawan Gerakan Cinta Prabowo, Kurniawan dengan tegas menyatakan, hanya akan loyal kepada Prabowo.
"Saya bicaranya Pak Prabowo, saya tidak bicara hal yang lain-lain. Karena kami adalah loyalis Prabowo sejati yang ada dari tahun 2008. Saat itu dia berpasangan dengan siapapun, kita bicaranya adalah Pak Prabowo Subianto," pungkasnya.
Sebelumnya, Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) memberikan sinyal politik yang sangat kuat terkait arah kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.
Baca Juga: Gerakan Cinta Prabowo Tegaskan: Siap Dukung Prabowo Dua Periode, Wakil Tak Harus Gibran
Secara tegas, Jokowi membenarkan bahwa dirinya telah memerintahkan seluruh barisan relawannya untuk mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga dua periode.
Pernyataan ini mengonfirmasi klaim yang sebelumnya dilontarkan oleh kelompok relawan Barisan Rakyat Jokowi Presiden (Bara JP).
Kelompok loyalis ini menegaskan bahwa dukungan mereka untuk Prabowo-Gibran menjabat selama dua periode merupakan arahan langsung dari Jokowi.
Saat ditemui di kediamannya di Solo, Jokowi tidak menampik hal tersebut. Ia justru memberikan penegasan bahwa perintah itu sudah ia sampaikan sejak awal, menandakan adanya sebuah instruksi politik jangka panjang bagi para pendukungnya.
"Sejak awal, saya sampaikan kepada seluruh relawan untuk itu (mendukung Prabowo-Gibran dua periode)," terang Jokowi, Jumat (19/9/2025).
Penegasan ini bukan sekadar basa-basi politik. Jokowi mengulangi kata "perintah", yang mengindikasikan sebuah arahan yang wajib diikuti oleh organ-organ relawan yang selama ini loyal kepadanya.
Ini adalah manuver untuk memastikan soliditas dukungan bagi pemerintahan saat ini dan di masa mendatang.
Berita Terkait
-
Dapat Kesempatan Berpidato di Sidang Umum PBB, Presiden Prabowo Bakal Terbang ke New York?
-
Bukan Kursi Menteri! Terungkap Ini Posisi Mentereng yang Disiapkan Prabowo untuk Mahfud MD
-
Siapa Sosok di Balik Subhan Palal Penggugat Ijazah Gibran yang Minta Ganti Rugi Rp125 Triliun?
-
'Bukan Cari Cuan', Ini Klaim Penggugat Ijazah Gibran yang Tuntut Kompensasi Rp125 Triliun ke Wapres
-
Alasan Penggugat Minta Gibran Ganti Rugi Rp125 Triliun soal Ijazah SMA
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan